SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan Pasar Rejosari menjadi pasar tematik melalui inovasi RESTART (Rejosari SMART Tematik Market). Langkah ini untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar tradisional sekaligus meningkatkan kesejahteraan pedagang dan pelaku UMKM.
Pemerintah mengenalkan RESTART dalam pembukaan Festival Kuliner ke-8 Salatiga di Pasar Rejosari yang digelar pada 5-8 November 2026.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, mengatakan festival yang diikuti 75 tenant UMKM dengan berbagai produk kuliner serta pertunjukan seni dan budaya itu, tidak sekadar menjadi ajang promosi produk UMKM. Namun, juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan terobosan pengembangan pasar rakyat.
“Selain RESTART, Pemkot Salatiga memperkenalkan Si Pasar Resik atau Strategi Integrasi Pengelolaan Pasar Rakyat. Program ini mengedepankan pengelolaan pasar berbasis digital, promosi, dan pengembangan ekosistem pasar,” kata Robby dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 November 2026.
Belum Ada Kajian, DPRD Salatiga Tolak Rencana Relokasi Pasar Pagi ke Pasar Rejosari
Robby berharap kedua inovasi tersebut mampu meningkatkan daya tarik pasar tradisional sehingga aktivitas perdagangan semakin berkembang.
“Mudah-mudahan dengan terobosan-terobosan ini, semua pasar yang ada di Kota Salatiga, khususnya Pasar Rejosari, bisa meningkat aktivitasnya sehingga pelaku usaha semakin sejahtera,” ujarnya.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Agung Pitoyo, menjelaskan bahwa Pasar Rejosari merupakan satu dari 14 pasar yang ada di Kota Salatiga. Menurutnya, pasar rakyat harus terus dikembangkan agar mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
“Melalui Festival Kuliner ke-8, pihaknya berkolaborasi dengan Paguyuban Kuliner Salatiga untuk memperkenalkan Pasar Rejosari sekaligus memberikan ruang pemasaran bagi pelaku UMKM,” katanya.
Selama empat hari, masyarakat dapat menikmati beragam produk kuliner yang menjadi ciri khas Salatiga.
“Festival ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pasar rakyat, khususnya Pasar Rejosari, sekaligus menjembatani pelaku UMKM untuk menampilkan beragam cita rasa kuliner yang selama ini dikenal dan menjadi ciri khas Kota Salatiga,” jelasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Ulfa

































