DEMAK, Lingkarjateng.id – Ketua DPRD Demak, Zayinul Fata, mendorong pihak terkait agar segera melakukan normalisasi sungai-sungai yang mengalami sedimentasi di wilayah setempat.
Hal itu disampaikan Zayinul sebagai langkah untuk mencegah terjadinya bencana banjir yang kerap melanda wilayah Kabupaten Demak,
Zayinul menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus menjadi prioritas utama dalam penganggaran daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
“Belanja-belanja yang berhubungan dengan kebutuhan dan kepentingan publik, terutama infrastruktur, harus diprioritaskan,” tegas Zayin dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, bertempat di Gedung Grhadika Bina Praja Demak, baru baru ini.
Menurutnya, banyak sungai dan saluran irigasi yang saat ini kondisinya memprihatinkan akibat sedimentasi.
“Saya sudah menyampaikan kepada Kepala PU, kita membutuhkan banyak sekali normalisasi saluran-saluran air,” katanya.
Ia menjelaskan, salah satu persoalan infrastruktur yang harus segera dibenahi adalah saluran irigasi dan sungai yang mengalami pendangkalan cukup parah.
Menurutnya, tingkat sedimentasi di sejumlah sungai yang ada di sejumlah titik di Kabupaten Demak bahkan telah mencapai rata-rata 60 persen, sehingga normalisasi menjadi kebutuhan mendesak.
“Normalisasi sungai ini sangat penting. Sedimentasi yang terjadi bukan lagi kecil, rata-rata sudah di angka 60 persen. Ketika curah hujan tinggi dan dibarengi abrasi, dampaknya bisa sangat berbahaya,” tegasnya.
DPRD berharap, melalui normalisasi sungai dan perbaikan sistem irigasi secara menyeluruh, risiko banjir di Kabupaten Demak dapat ditekan sekaligus mendukung ketahanan infrastruktur dan keselamatan masyarakat.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid

































