PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, diprotes warganet terkait jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Kritikan tersebut disampaikan dengan nada tinggi disertai kata-kata kasar.
Warga melalui media sosial mengeluhkan kondisi jalan rusak di wilayah Bligo, Kecamatan Buaran tepatnya di ruas jalan dari Pasar Bligo ke arah timur. Warganet mendesak agar pemerintah segera melakukan perbaikan.
Selain itu, warganet juga memberikan batas waktu perbaikan jalan paling lambat akhir bulan April 2026.
Menanggapi hal itu, Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, menyatakan tidak mempermasalahkan cara penyampaian aspirasi masyarakat. Ia menilai hal itu sebagai bentuk ekspresi masyarakat terhadap kondisi yang dirasakan.
“Gak apa-apa itu bagian dari ekspresi,” ujar Sukirman memberikan keterangan kepada awak media usai kegiatan simulasi penanganan unjuk rasa di kompleks Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Kamis, 23 April 2026.
Sukirman menegaskan pemerintah daerah saat ini telah merencanakan sejumlah langkah untuk menangani persoalan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan yang dikeluhkan warga.
“Yang penting adalah kami sudah merencanakan beberapa langkah, di antaranya adalah efisiensi anggaran untuk membangun jalan. Tinggal teknis pelaksanaannya saja sebenarnya,” imbuhnya.
Menurut informasi yang dihimpun pada Kamis, 23 April 2026 sore, warganet yang sebelumnya memprotes kondisi jalan tersebut kembali mengunggah video terbaru. Dalam unggahan itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, atas respons yang dinilai cepat terhadap keluhan warga.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa
































