KENDAL, Lingkarjateng.id – Fenomena iklim El Nino diprediksi sangat berpengaruh pada sektor perikanan termasuk di Kabupaten Kendal. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh ekosistem laut, tapi juga langsung mempengaruhi kehidupan nelayan dan produksi ikan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kendal, Hudi Sambodo menjelaskan, dampak El Nino tidak hanya berdampak pada sektor perikanan tangkap, tapi juga sektor budidaya.
“El nino ini kan diperkirakan akan berdampak mulai Mei sampai akhir tahun. Dan untuk perikanan mencapai puncaknya di bulan Agustus. Ini akan berdampak pada sektor perikanan baik tangkap dan budidaya,” terang Hudi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 30 April 2026.
Ia menjelaskan, El Nino menyebabkan peningkatan suhu permukaan laut. Kondisi ini mengganggu habitat alami ikan, terutama spesies yang sensitif terhadap perubahan suhu. Akibatnya, ikan cenderung berpindah ke perairan yang lebih dingin. Sehingga hal ini akan berdampak pada sektor perikanan tangkap.
“Karena ikan akan mencari tempat di laut yang lebih dingin. Dan air yang dingin ini berada di tengah laut, sehingga nelayan akan mengalami pemborosan BBM karena mencari ikannya lebih jauh lagi,” jelas Hudi.
Sementara dampak bagi sektor perikanan budidaya, menurut Hudi, tingginya cuaca panas akan mengakibatkan ikan menjadi stres dan secara otomatis menghambat pertumbuhan.
“Ikat budidaya itu biasanya makan pakan alami klekap, dengan cuaca panas tinggi klekapnya tidak bisa tumbuh dengan baik,” lanjutnya.
Hudi menyebut, dampak El Nino ini nantinya akan sangat berpengaruh dengan menurunnya stok ikan.
“Nanti akan terlihat di TPI, kita perkirakan hasil tangkapan nelayan seperti ikan tongkol, cumi, teri blocok, dan lainnya akan mengalami penurunan. Tapi kita berharap kalau produksinya menurun nanti harganya lebih tinggi sehingga kesejahteraan nelayan bisa tergantikan,” harapnya.
Hudi berpesan kepada para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Selain itu juga agar nelayan terus memantau prakiraan cuaca saat akan melaut.
“Saya juga berpesan agar nelayan lebih cermat dan lebih waspada dalam mencari ikan. Jangan lupa mempersiapkan bekal lebih banyak,” pesannya.
Disisi lain, salah seorang nelayan warga Bandengan Kendal, Rasmani mengaku saat ini dampak El Nino belum begitu dirasakan. Ia menyebut hasil tangkapan ikan saat ini masih melimpah.
“Kalau sekarang masih lumayanlah tangkapannya. Semoga kedepan juga tetap melimpah dan harganya tetap bagus,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar





























