Batang (lingkarjateng.id) – Pemerintah Kabupaten Batang bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) menegaskan pentingnya perbaikan tata kelola, integritas, dan kepercayaan publik agar koperasi menjadi wadah yang mensejahterakan anggotanya.
Penegasan tersebut saat peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, yang digelar secara sederhana namun penuh makna dengan tasyakuran bersama tokoh, penggerak, hingga pengurus koperasi di Aula Kantor Bupati Batang, Jumat (24/7).
Wakil Bupati Batang Suyono mengingatkan, di usia yang ke-79, koperasi mesti melakukan refleksi mendalam atas perkembangan dan kinerjanya selama ini. Prinsip utama yang harus dipegang teguh adalah tanggung jawab yang berintegritas.
“Yang paling utama adalah tanggung jawab yang berintegritas,” tegasnya.
Kesejahteraan anggota, lanjut Suyono, tercermin dari kemudahan layanan yang diberikan, seperti urusan simpan pinjam yang tidak berbelit-belit dan tidak memberatkan syarat yang diminta. Hal ini sejalan dengan jati diri koperasi yang berdiri di atas asas kepercayaan.
“Tidak bertele-tele, syaratnya tidak merepotkan, karena berasaskan kepercayaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Dekopinda Batang Muhammad Busro menyampaikan data pemantauan bahwa dari total 304 koperasi yang tercatat di wilayahnya, hanya 135 yang masih aktif secara kelembagaan maupun kepengurusan.
Sebagian lainnya kondisinya masih naik turun atau belum berjalan optimal. Ditengarai penyebabnya beragam, mulai dari masalah permodalan, dinamika anggota, hingga kualitas sumber daya manusia.
“Keberhasilan koperasi dinilai dari kompetensi pengurus, kemampuan membangun jaringan, inovasi, serta loyalitas terhadap organisasi,” kata Busro.
Dekopinda pun berkomitmen memperketat pemantauan dan pembinaan untuk mengetahui akar permasalahannya. Koperasi diharapkan dikelola secara amanah, bermartabat, dan sepenuhnya mengutamakan kepentingan anggota, bukan keuntungan pribadi pengurus.
“Perlu dilakukan pembinaan dan pemantauan untuk mengetahui penyebab utamanya. Apakah anggotanya belum percaya, karena koperasi itu bisnis, tapi landasannya kepercayaan publik, lalu pengurus yang amanah,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Batang Wahyu Budi Santoso menambahkan, pihaknya terus bersinergi dengan Dekopinda untuk mendampingi dan mengawasi kinerja koperasi.
“Kami bersinergi dengan Dekopinda yang tugasnya mengawasi dan memotivasi koperasi agar kinerjanya semakin baik,” ujarnya. ***
Jurnalis : Fahri Akbar
Editor : Redaksi





























