SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang resmi mengangkat 2.354 tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Halaman Balai Kota Semarang pada Rabu, 10 Desember 2025.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan pengangkatan tersebut untuk memperkuat fondasi pelayanan publik sekaligus menyelesaikan problem tenaga honorer non-ASN sesuai kebutuhan lapangan.
Agustina menegaskan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu bukan sekadar pemenuhan formasi, tetapi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik secara menyeluruh.
“Melalui pelantikan pejabat fungsional serta pengangkatan 2.354 PPPK Paruh Waktu, kita sedang memperkuat keluarga besar Pemerintah Kota Semarang yang memastikan pelayanan publik Kota Semarang berdiri tegak,” ujarnya.
Pengangkatan kali ini terdiri atas 1.982 tenaga teknis, 372 tenaga fungsional, 11 tenaga kesehatan, dan 361 tenaga guru, dengan masa kerja satu tahun dan dapat diperpanjang hingga diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu. Para pegawai akan mulai bertugas pada 1 Januari 2026.
Agustina juga menegaskan bahwa Kota Semarang menjadi satu dari sedikit daerah yang tetap memberi ruang bagi skema PPPK Paruh Waktu tanpa pemangkasan hak pegawai.
“Semua wajib bersyukur karena PPPK Paruh Waktu di Kota Semarang merupakan yang terbanyak, ketika di daerah lain skema ini justru sudah dihentikan. Di daerah lain pula, ada PPPK Paruh Waktu dengan besaran gaji di bawah UMK bahkan ada perbedaan jumlah gaji antar OPD,” ujarnya.
Agustina meminta jajaran PPPK agar bekerja sungguh-sungguh, menjaga profesionalisme, dan menegakkan integritas.
“Jabatan paruh waktu bukan berarti komitmen paruh waktu. Kompetensi harus terus diasah, standar kerja harus dijaga, dan pelayanan publik tidak boleh menurun kualitasnya.” katanya.
Salah satu PPPK Paruh Waktu yang dilantik, Agus Setiawan, mengaku lega setelah dua dekade mengabdi bagi Pemkot Semarang.
“Senang sekali ya karena ini penantian selama 20 tahun saya mengabdi di instansi Pemkot Semarang,” ujarnya.
Ia berharap statusnya dapat meningkat pada periode berikutnya.
“Semoga tahun depan bisa diangkat jadi PPPK Penuh Waktu,” katanya.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid





























