SALATIGA, Lingkarjateng.id – Kabar baik bagi masyarakat Kota Salatiga yang membutuhkan layanan keimigrasian. Kini, warga tidak perlu lagi pergi jauh ke Semarang atau kabupaten/kota lainnya untuk mengurus paspor karena layanan imigrasi resmi hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Salatiga.
Layanan imigrasi di MPP Kota Salatiga buka setiap hari Selasa mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Layanan ini menyediakan kuota 30 pemohon per hari dengan jenis pelayanan meliputi konsultasi dan informasi keimigrasian, permohonan paspor baru, serta penggantian paspor.
Layanan imigrasi di MPP hadir setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menjalin kerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang melalui penandatanganan Nota Kesepakatan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Kamis, 9 Juli 2026.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan layanan imigrasi di MPP merupakan langkah nyata pemerintah dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Menurutnya, Pemkot Salatiga terus mendorong penguatan MPP sebagai pusat pelayanan terpadu yang mampu memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepastian bagi masyarakat.
“Kami terus memperkuat MPP sebagai pusat pelayanan publik yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan hadirnya layanan keimigrasian, masyarakat akan memperoleh pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas,” ujar Robby.
Dengan layanan tersebut, masyarakat Salatiga kini dapat mengakses kebutuhan administrasi keimigrasian dalam satu lokasi bersama berbagai layanan publik lainnya yang telah tersedia di MPP.
Direktur Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan Direktorat Jenderal Imigrasi, Arief Munandar, mengapresiasi langkah Pemkot Salatiga yang berkomitmen menghadirkan layanan keimigrasian lebih dekat dengan masyarakat.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan kantor imigrasi menjadi upaya penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi komitmen bersama untuk memperluas akses layanan, meningkatkan edukasi keimigrasian, serta menghadirkan inovasi pelayanan.
“Nota kesepakatan ini menjadi komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, memperluas akses pelayanan, meningkatkan edukasi keimigrasian, serta menghadirkan inovasi pelayanan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Ulfa































