KENDAL, Lingkarjateng.id – Penanaman mangrove serentak dalam rangka penguatan pembinaan teritorial “TNI AD Peduli Lingkungan, Mangrove Tumbuh Negeri Tangguh” dipusatkan di Dusun Pilangsari, Desa Pidodokulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Senin, 25 Mei 2026.
Setidaknya ada total 200 ribu bibit pohon mangrove yang ditanam di 29 titik Jawa Tengah dan Jawa Timur. Adapun 1.500 bibit mangrove ditanam di pesisir pantai utara Kendal.
Waaster KSAD Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo mengatakan, penanaman mangrove ini menjadi solusi nyata untuk mencegah ancaman abrasi, intrusi air laut dan kerusakan ekosistem pantai yang kian meningkat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah daerah, masyarakat dan komponen bangsa dalam menjaga kelestarian alam demi kepentingan generasi sekarang dan masa yang akan datang,” tandasnya.
Sementara Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari berharap penanaman mangrove ini dapat memulihkan, memperluas, dan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir.
“Harapannya lautnya menjadi sehat, pantainya lestari, lingkungannya produktif. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan berkelanjutan,” harapnya.
Ia berpesan agar seluruh warga di Pilangsari Pidodokulon dapat menjaga dan merawat pohon mangrove agar tumbuh subur.
“Setelah penanaman kita jaga, kita rawat agar yang kita tanam ini berkelanjutan,” pesannya.
Kepala Desa Pidodokulon, Didik Prastiawan mengucapkan terima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah mengingat Pidodokulon tengah berjuang melawan abrasi serta banjir rob. (adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar































