BATANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Batang akan fokus membuka pelatihan kerja bidang pengelasan. Pasalnya, lapangan kerja pengelasan diproyeksi meningkat menyusul berkembangnya kawasan industry di daerah setempat.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Batang, Suprapto, mengatakan bahwa pemerintah merancang penyelenggaraan pelatihan kerja berdasarkan kebutuhan riil perusahaan untuk menangkap peluang kerja yang lebih besar.
“Kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang pengelasan ke depan akan semakin banyak. Oleh karena itu kami terus menyiapkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri di daerah ini,” jelasnya pada Minggu, 19 Juli 2026.
Suprapto menyampaikan bahwa proses rekrutmen tenaga kerja melalui Program Dapat Kerja (Dakker) terus berjalan secara intensif dengan menggandeng perusahaan sebagai mitra.
“Hampir setiap pekan, kami memfasilitasi asesmen dan seleksi calon tenaga kerja sesuai kompetensi yang dibutuhkan. Bahkan kami melakukan pembekalan dan asesmen bersama perusahaan,” katanya.
Menurut dia, melalui pendekatan tersebut membuat tingkat penyerapan tenaga kerja lokal terus meningkat karena kompetensi peserta pelatihan telah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Saat ini, penyerapan tenaga kerja lokal di kawasan industri Kabupaten Batang telah mencapai sekitar 65 hingga 68 persen.
“Meski demikian, kami mengakui jumlah tenaga kerja yang memiliki keahlian pengelasan masih terbatas sedangkan kebutuhan industri diperkirakan terus meningkat seiring masuknya investasi baru,” ucapnya.
Selain kompetensi juru las, Pemkab Batang juga menyiapkan pelatihan pada bidang menjahit, kelistrikan, dan beberapa keterampilan teknis lainnya.
“Adapun untuk bidang administrasi, perusahaan umumnya mensyaratkan dari lulusan perguruan tinggi sehingga pelatihannya belum menjadi prioritas,” terangnya.
Jurnalis: Anta































