KENDAL, Lingkarjateng.id – Para peserta Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang telah lolos mengikuti seleksi Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dan Tes Intelegensia Umum (TIU) pada Rabu-Kamis, 1-2 April 2026 dapat mempersiapkan diri lebih maksimal guna menghadapi rangkaian tes selanjutnya.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando saat menghadiri Kegiatan seleksi Capaskibraka tahapan Tes Intelegensia Umum di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Kamis, 2 April 2026.
“Alhamdulillah untuk siswa dan siswi yang sudah lolos di tes Intelegensia Umum. Tetapi tantangan kedepan masih ada, karena nanti ada tes kesehatan, tes parade, tes kesamaptaan, PBB, kepribadian dan lainnya. Nah disitu lebih menentukan lagi,” katanya.
Kepala Bakesbangpol yang akrab disapa Febi ini menyebut, tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan serta tes Intelegensia Umum Paskibraka adalah tahapan seleksi tertulis berbasis online. Tes ini bertujuan mengukur wawasan kebangsaan, nasionalisme, serta kemampuan logika dan analitis calon anggota Paskibraka sebelum melangkah ke tes fisik.
“Karena kalau tes ini kan tes kemampuan berpikir anak, tapi kalau besok kesehatannya. Kalau kesehatan kan bawaan genetik, dari mata, dari fisik. Kemudian nanti juga ada tes minat dan bakatnya. Jadi masih banyak tes yang lain dan menantang lagi,” ungkap Febi.
Ia menambahkan pada tes Intelegensia Umum ini diikuti sebanyak 281 peserta yang terdiri dari 166 pelajar putra dan 115 pelajar putri.
Setelah tahapan tes Intelegensia Umum nantinya para peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes kesehatan pada 8 April 2026 dilanjutkan tes parade pada 9 April 2026, kemudian tes parada, tes kesamaptaan, tes PBB dan kepribadian pada 14, 15 dan 16 April 2026.
Salah satu peserta dari SMA Negeri 1 Kendal, Cindy L Safira telah berhasil mengerjakan soal tes Intelegensia Umum dengan nilai 100 dalam kurun waktu 5 menit.
Ia mengaku akan berupaya semaksimal mungkin agar dapat lolos menjadi salah satu petugas Paskibraka Kendal.
“Saya terus belajar dan menjaga kondisi fisik, rutin berolahraga agar dapat mengikuti tahapan seleksi sehingga harapannya nanti bisa lolos menjadi petugas Paskibraka,” ujarnya. (adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar































