Salatiga (lingkarjateng.id) – Keberadaan pepohonan besar di sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga menjadi potensi bahaya bagi pengendara saat terjadi angin kencang.
Pohon tumbang maupun dahan patah dapat terjadi secara tiba-tiba dan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Salatiga, Sutarto mengimbau, pengendara meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi JLS, khususnya saat kondisi cuaca memburuk.
“Karena itu, pengendara kendaraan bermotor kami imbau untuk lebih berhati-hati. Kurangi kecepatan serta tetap fokus saat melintas di JLS, terlebih ketika hujan deras atau angin kencang,” ujarnya, Sabtu 12 September 2026.
Menurut Sutarto, pepohonan berukuran besar yang berada di sepanjang ruas JLS memiliki potensi tumbang ketika diterjang angin kencang. Kondisi tersebut dapat mengganggu arus lalu lintas sekaligus mengancam keselamatan pengendara.
Pihaknya meminta agar pengendara roda dua maupun roda empat tidak hanya memperhatikan kendaraan lain, namun juga kondisi pepohonan dan lingkungan di sepanjang jalan.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan apabila hujan deras dan angin kencang membuat kondisi perjalanan tidak aman.

“Selain mengurangi kecepatan, pengendara juga kami sarankan memastikan kendaraan dalam kondisi prima, menyalakan lampu saat hujan, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain,” ujarnya.
Sutarto mengatakan BPBD Salatiga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau kondisi di lapangan dan melakukan penanganan cepat apabila terjadi pohon tumbang atau dahan patah yang mengganggu lalu lintas.
“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas. Kami harap masyarakat dapat mematuhi imbauan ini demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Polres Salatiga juga mengimbau warga yang beraktivitas di kawasan rawan bencana angin kencang untuk selalu waspada.
Terutama saat melintasi jalan lingkar selatan (JLS) Salatiga, sebab sepanjang ruas jalan tersebut banyak pohon turus jalan yang rawan tumbang saat diterjang angin kencang. Masyarakat diminta tidak memaksakan perjalanan jika kondisi cuaca dinilai tidak aman.
Selain itu, pengendara juga diimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menyalakan lampu saat hujan deras, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.***
Jurnalis : Angga Rosa
Editor : Adi Arfian





























