KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, bar saja melantik dan mengukuhkan pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Gedung DPRD Kendal pada Rabu, 7 Mei 2025.
Ketua TP PKK Kendal, Niken Larasati, menerangkan bahwa pengurusan TP PKK Kabupaten Kendal periode 2025-2030 ini melibatkan generasi Z yang dinahkodai oleh Putri Bupati Kendal, Nattaya.
“Kita hadirkan gen Z, karena dengan perkembangan aturan baru ini banyak program baru, perkembangan yang luar biasa sehingga mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan teknologi zaman sekarang,” terangnya.
Ia berharap, dengan kehadiran generasi Z ini dapat menjadi roda penggerak agar PKK Kendal dapat bergerak sigap dalam melaksanakan program-program yang dirancang.
“Mungkin tugasnya seperti menyelesaikan beberapa hal yang berkaitan dengan administratif yang dilakukan secara digitalisasi. Kemudian juga sosialisasi melalui media sosial dan lainnya. Mereka bisa diandalkan dari segi tim IT-nya dan lain-lainnya. Jadi PKK itu tidak identik dengan ibu-ibu arisan, tapi kerja nyata melaksanakan program-program,” ujar Niken.
Istri Wabup Kendal itu memaparkan, ada sejumlah program TP PKK Kendal, seperti fokus membantu pemerintah dalam penanganan sampah, kesehatan ibu dan anak, hingga stunting.
“Kita sudah bekerja sama dengan bank sampah. Jadi kita akan mengajak para kades, PKK, hingga tingkat desa untuk menyampaikan informasi, mensosialisasikan kepada masyarakat untuk kita lebih peduli kepada lingkungan,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Kendal yang akrab disapa Mbak Tika itu berharap pengurus TP PKK Kabupaten Kendal dan kecamatan yang baru saja dilantik dapat bersinergi dalam membantu menyukseskan program pemerintah daerah (pemda).
“Apalagi Mbak Niken ini kan sudah teruji. InsyaAllah dibawah kepemimpinan Mbak Niken ini PKK Kendal lebih baik dan maju. Apalagi Mbak Niken juga anggota DPRD Kendal,” katanya.
“Kami akan terus mendukung penuh, karena PKK adalah mitra strategis. Dan banyak program-program dari OPD yang bersinergi dengan PKK,” pungkasnya. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarjateng.id)































