KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, berharap Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa dan LPMK Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Kendal dapat menjadi wadah komunikasi, koordinasi, peningkatan kapasitas, penguatan lembaga BPD agar semakin profesional.
Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) ABPEDNAS Kendal yang difasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) setempat di GOR Sport Center Stadion Kebondalem, Kamis, 5 November 2026.
“BPD memiliki posisi strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang demokratis dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. BPD juga memiliki fungsi penting, mulai dari membahas dan menyepakati peraturan desa bersama kepala desa, menampung serta menyalurkan aspirasi masyarakat, hingga melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah desa,” katanya.
Bupati Tika meminta anggota BPD harus mampu menjadi jembatan yang menghubungkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah desa.
“Peran tersebut harus dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota BPD dan jajaran pemerintah desa untuk senantiasa membangun hubungan kemitraan yang harmonis dan konstruktif. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa merupakan hal yang wajar, tetapi harus diselesaikan melalui komunikasi, dialog, dan musyawarah.
“Jangan sampai perbedaan pandangan justru nantinya menghambat pelayanan kepada masyarakat,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati Tika menyampaikan bahwa seiring semakin kompleksnya tantangan penyelenggaraan pemerintahan desa, anggota BPD dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas dan pemahaman. Hal itu mencakup regulasi, perencanaan pembangunan, penganggaran, pengawasan, hingga penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Ia berharap ABPEDNAS tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga wadah komunikasi, koordinasi, dan peningkatan kapasitas anggota BPD melalui pertukaran ilmu, pengalaman, serta praktik-praktik baik antardesa.
“Semoga ABPEDNAS semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa serta terwujudnya Kabupaten Kendal yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Muslichul Basid

































