PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Sejumlah insan media di Kabupaten Pekalongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, pada Kamis, 2 Juli 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Makan Kampung Damai, Kecamatan Karanganyar, itu membahas penguatan komunikasi serta sinergi antara pemerintah daerah dan media dalam mendukung pembangunan.
Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari penguatan komunikasi publik, dorongan pemberitaan yang konstruktif, adaptasi terhadap perkembangan media digital, hingga rencana pembentukan paguyuban media sebagai wadah koordinasi dan kemitraan.
Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, menegaskan pentingnya hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan insan pers untuk mendukung kemajuan daerah. Ia menyampaikan apresiasi atas peran media dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.
“Pertemuan ini untuk mempererat komunikasi dan membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan rekan-rekan media agar bersama-sama mendukung pembangunan Kabupaten Pekalongan,” ujar Sukirman.
Ia juga menegaskan tidak ada keinginan untuk mengendalikan media ataupun membeda-bedakan perlakuan terhadap media tertentu.
“Saya memberikan apresiasi kepada rekan-rekan media yang selama ini telah berkontribusi menyampaikan informasi kepada masyarakat. Saya tidak bermaksud mengendalikan media dan saya juga tidak pernah alergi terhadap media apa pun, termasuk media mainstream,” katanya.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan daerah. Pemberitaan yang positif, kata dia, turut berpengaruh terhadap citra pembangunan Kabupaten Pekalongan.
“Kami berharap media terus memberikan sumbangsih pemikiran, pengalaman, dan masukan yang konstruktif demi kemajuan Kabupaten Pekalongan. Semakin banyak pemberitaan positif, tentu akan memberikan citra positif bagi pemerintahan dan pembangunan daerah,” tuturnya.
Sukirman juga menyebut pemerintah daerah telah melakukan evaluasi terhadap Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) untuk memperkuat penyebaran informasi kepada masyarakat.
“Kami telah melakukan evaluasi terhadap Dinas Kominfo dan Bagian Prokompim agar sosialisasi kepada masyarakat bisa dilakukan lebih masif,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan media digital tanpa menciptakan persaingan tidak sehat antarplatform media.
“Di era digitalisasi kita harus mampu beradaptasi dengan hadirnya berbagai media online, tanpa harus mendiskreditkan pihak atau media lainnya,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Pekalongan mendorong terbentuknya paguyuban media yang dilengkapi tim perumus untuk menyusun pola kerja sama serta agenda pertemuan rutin antara pemerintah daerah dan insan pers.
Sementara itu, perwakilan insan media, Rohadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Plt Bupati yang telah memfasilitasi pertemuan ini sehingga menjadi ruang komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan media,” ucap Rohadi.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Rosyid






























