JEPARA, Lingkarjateng.id – Pendapatan Daerah Kabupaten Jepara tahun anggaran 2025 berhasil melampaui target yang ditetapkan. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan bahwa target pendapatan sebesar Rp2,53 triliun berhasil direalisasikan hingga Rp2,61 triliun atau setara 103,32 persen.
“Capaian ini merupakan cerminan optimalisasi pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah, baik dari pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah,” papar Bupati yang akrab disapa Wiwit dalam Rapat Paripurna DPRD Jepara untuk penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Kamis, 26 Maret 2026.
Wiwit menyatakan realisasi PAD menunjukkan kinerja yang sangat baik, mencapai 108,32 persen. Dari target Rp601 miliar, terealisasi lebih dari Rp651 miliar, meningkat 31 persen dibandingkan capaian tahun 2024.
Sementara itu, pendapatan transfer mencapai Rp1,95 triliun atau 101,71 persen dari target Rp1,9 triliun. Adapun lain-lain pendapatan daerah yang sah tercatat sebesar Rp12,3 miliar atau 110,92 persen, bersumber dari pendapatan hibah.
Di sisi belanja, dari total anggaran Rp2,79 triliun, realisasi tercatat Rp2,57 triliun atau 92,37 persen.
Menurut Wiwit, capaian ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk menyeimbangkan efektivitas program dengan prinsip efisiensi dan kehati-hatian.
“Ini merupakan bentuk upaya kami dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah tetap sehat, efektif, dan akuntabel,” jelasnya.
Sementara itu, pada pos pembiayaan daerah, penerimaan sebesar Rp259,9 miliar terealisasi Rp258,2 miliar atau 99,32 persen.
Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, memberikan tanggapan positif terhadap capaian LKPJ tersebut. Ia menilai peningkatan PAD dan realisasi pendapatan yang melampaui target patut diapresiasi.
Ia menambahkan, DPRD akan terus melakukan pengawasan agar seluruh program dan penggunaan anggaran berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ujungnya agar pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Jepara dapat berjalan stabil dan berkelanjutan,” ujarnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid































