BLORA, Lingkarjateng.id – PT Bank Perekonomian Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) Blora mulai menyasar petani milenial dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tahun 2026.
Langkah ini merupakan tindak lanjut atas dorongan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, untuk memperkuat sektor ekonomi produktif di kalangan generasi muda.
Direktur Utama PT BPR BKK Blora (Perseroda), Puguh Haryono, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan mencakup kandang ayam, 50 ekor ayam petelur siap produksi, serta pakan untuk kebutuhan satu bulan berikut vitamin pendukung.
“Kami memiliki kepedulian terhadap petani milenial di Blora, dalam mengembangkan usaha mereka. Baik melalui bantuan peralatan, bibit, pakan, hingga dukungan permodalan,” ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia mengatakan program tersebut merupakan respons atas usulan petani muda yang sebelumnya mengajukan proposal kepada Bupati Blora, Arief Rohman, untuk mengembangkan usaha peternakan.
Menurut Puguh, para petani milenial di Blora dinilai memiliki inovasi dalam mengembangkan usaha, mulai dari pola tanam hingga pengembangan varian padi organik.
“Usulan itu kemudian didorong oleh Wakil Bupati Blora Sri Setyorini agar BKK Blora turut memberikan dukungan melalui program CSR,” terangnya.
Pada tahap awal pelaksanaan, BKK Blora menyalurkan tiga paket kandang ayam sepanjang 2026. Kandang tersebut didesain menggunakan sistem kotak, masing-masing diisi dua ekor ayam.
Total terdapat 50 ekor ayam yang disusun dalam dua tingkat untuk mengoptimalkan ruang dan mempermudah perawatan.
Program ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, terutama penerima manfaat yang dapat memproduksi telur secara berkelanjutan, baik untuk konsumsi pribadi maupun dijual.
“Selain program peternakan, dua program CSR lainnya juga difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dukungan kegiatan sosial di wilayah Blora,” ujarnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid
































