KUDUS, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Perdagangan menyiapkan sekira 1.090 paket sembako murah dalam agenda Pasar Murah di halaman Kantor Kecamatan Mejobo, Selasa, 17 Maret 2026.
Kabid Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sonhaji menyampaikan, agenda Pasar Murah ini menyasar warga kurang mampu serta penyintas bencana banjir. Pasalnya, sejumlah desa di wilayah Kecamatan Mejobo sempat mengalami bencana banjir pada awal tahun 2026 lalu.
“Pasar murah ini sasarannya adalah warga kurang mampu dan atau warga yang sempat terdampak bencana banjir di wilayah Kecamatan Mejobo,” katanya, Selasa, 17 Maret 2026.
Ia menjelaskan, satu paket sembako murah yang dijual yakni berisi beras 5 kilogram, minyak goreng kemasan 1 liter dan gula 1 kilogram. Sonhaji menyebut, warga bisa menebus paket sembako tersebut senilai Rp 50.000.
“Paket sembako yang kami jual sebenarnya nilai harga normalnya setara Rp 113.400. Tapi karena ada subsidi dari Pemkab Kudus sehingga bisa ditebus murah oleh warga menjadi Rp 50.000 saja,” jelasnya.
Untuk pembeliannya, kata Sonhaji, menggunakan kupon yang sudah dibagikan oleh pemerintah desa masing-masing. Hal ini dilakukan agar penyaluran paket sembako murah bisa tepat sasaran.
“Kami sudah siapkan sebanyak 1.090 kupon paket sembako murah ini. Lalu kami berikan ke Camat supaya bisa dibagi oleh masing-masing pemerintah desa ke warga yang memang membutuhkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, selain untuk membantu warga kurang mampu atau terdampak banjir, tujuan agenda Pasar Murah ini juga dalam rangka stabilisasi harga. Harapannya, inflasi di Kabupaten Kudus tetap terjaga baik dan stabil.
“Antusias warga sangat tinggi sekali. Warga sangat senang karena Pasar Murah ini bisa membantu mencukupi kebutuhan sembako jelang Hari Raya Idul Fitri,” tuturnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S
Editor: Sekar S
































