PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Sejumlah karangan bunga muncul di kawasan Kompleks Pemerintah Kabupaten Pekalongan pasca penetapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Berdasarkan Pantauan jurnalis Lingkar Jateng pada Jumat, 6 Maret 2026, terdapat tiga karangan bunga yang dipasang tepat di depan gedung Kantor Bupati Pekalongan. Karangan bunga tersebut berisi pesan dukungan terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan KPK.
Dalam tulisan yang tertera pada karangan bunga itu disebutkan, “Selamat dan sukses, apresiasi atas kerja keras KPK dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.”
Tiga karangan bunga tersebut diketahui dikirim oleh tiga media, yakni Media Suara Masyarakat, Media Info Kajen, dan Media Sahabat NKRI. Ketiga media tersebut berada di bawah naungan perusahaan yang sama, yakni PT Sibay Group Komunika.
Jurnalis Media Sahabat NKRI, Rohadi, mengatakan pemasangan karangan bunga tersebut merupakan bentuk dukungan moral kepada KPK yang dinilai telah bekerja keras mengungkap berbagai persoalan di Kabupaten Pekalongan.
Menurutnya, karangan bunga itu tidak memiliki kepentingan tertentu, melainkan simbol dukungan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di daerah.
“Kami menilai langkah KPK merupakan bagian penting dalam upaya membersihkan tata kelola pemerintahan agar lebih transparan dan berpihak kepada masyarakat,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu, 7 Maret 2026.
Rohadi juga menyampaikan harapan agar berbagai persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat dapat dibenahi. Ia menyinggung adanya keluhan warga terkait sistem kerja outsourcing yang dinilai memberatkan pekerja, serta dugaan monopoli proyek di Kabupaten Pekalongan.
Ia berharap ke depan pembangunan di Kabupaten Pekalongan dapat dikelola secara lebih terbuka dan memberikan kesempatan yang adil bagi masyarakat maupun pelaku usaha lokal.
“Harapan kami, penegakan hukum bisa berjalan secara adil dan tuntas sehingga Kabupaten Pekalongan menjadi daerah yang lebih bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Santo, jurnalis Media Info Kajen. Ia menyatakan dukungannya kepada KPK agar dapat mengusut lebih banyak pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
“Kami berharap KPK tidak berhenti pada satu pihak saja, tetapi bisa menelusuri lebih jauh jika memang ada pihak lain yang diduga berkaitan dengan kasus ini,” kata Santo.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar S






























