KENDAL, Lingkarjateng.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kendal ikut patroli bersama dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.
Patroli gabungan diikuti dari unsur Pemerintah Kabupaten Kendal, Polri dan TNI, dilaksanakan mulai Sabtu, 28 Februari 2026 dini hari. Tim patroli dibagi menjadi empat kelompok wilayah dengan titik kumpul di masing-masing Polsek setempat.
Zona pertama meliputi Kecamatan Cepiring, Gemuh, dan Kangkung dengan titik kumpul di Polsek Cepiring. Zona kedua mencakup Kecamatan Weleri, Rowosari, dan Ringinarum yang berkumpul di Polsek Weleri.
Sementara itu, zona ketiga melibatkan Kecamatan Kendal, Patebon, dan Pegandon dengan titik kumpul di Polsek Patebon. Sedangkan zona keempat terdiri dari Kecamatan Brangsong, Kaliwungu, dan Kaliwungu Selatan dengan titik kumpul di Polsek Brangsong.
Kepala Badan Kesbangpol Kendal, Alfebian Yulando, turun langsung memimpin apel dan patroli di zona pertama dengan titik kumpul di Polsek Cepiring. Wilayah sasaran patroli meliputi Kecamatan Cepiring, Gemuh, dan Kangkung.
Febi menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan, Badan Kesbangpol mewakili unsur Pemerintah Kabupaten Kendal ikut terlibat dalam patroli gabungan bersama Polres dan Kodim Kendal untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta meningkatkan sinergitas antarinstansi.
“Atas petunjuk dan arahan Ibu Bupati, kita memberikan dukungan dan support bersama-sama kut terlibat dalam patroli gabungan selama bulan Ramadhan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Kendal,” terang Febi, Sabtu, 28 Februari 2026.
Tim patroli tersebut menyasar tempat keramaian, daerah rawan aksi curat, curas, dan curanmor, serta tempat berkumpul anak-anak muda yang berpotensi melakukan perang sarung di bulan Ramadhan.
“Patroli ini sebenarnya sudah rutin dilaksanakan oleh kepolisian, namun semalam ada penambahan personel dari Pemda, Satpol PP Kecamatan, Polri, TNI. Dan hasil patroli semalam kami menemukan ada kerumunan anak-anak muda, kami berhenti dan kami tanya. Kami memastikan mereka tidak terindikasi sebagai bagian dari kreak atau anak muda yang mau tawuran,” ungkapnya.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kendal terutama orang tua agar lebih memperhatikan keberadaan anak-anak mereka terutama saat malam hari menjelang sahur.
Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menjelaskan patroli gabungan tersebut dilaksanakan selama bulan Ramadhan dengan sasaran utama tempat-tempat yang dinilai berpotensi kerawanan.
“Kalau tempat-tempatnya itu ada di enam titik di sepanjang Pantura. Karena berdasarkan data kami, kerawanan tertinggi selama bulan Ramadhan ada di jalur Pantura. Sehingga seluruh perkuatan kami fokuskan di Pantura,” terang Kapolres Kendal.
Kepolres menyebut patroli gabungan ini dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu yang dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan.
“Kerawanan tertinggi itu adalah menjelang libur. Biasanya di malam Sabtu terutama di malam Minggu,” tegasnya.
Sementara Plt Camat Cepiring yang ikut terlibat dalam patroli di Kecamatan Cepiring, Gemuh dan Pegandon menyampaikan kegiatan patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergitas antara Pemda, Polri dan TNI dalam menjaga kamtibmas.
“Patroli ini untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita peduli menjaga kamtibmas di wilayah,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa





























