BATANG, Lingkarjateng.id – Sebanyak 248 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di Kabupaten Batang resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalu peluncuran serentak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Senin, 21 Juli 2025.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono beserta jajaran Forkopimda Batang mengikuti peluncuran Kopdes Merah Putih secara daring di Aula Bupati Batang.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan peluncuran Kopdes Merah Putih menjadi gerakan rakyat, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
“Kita tahu bahwa kekuatan Indonesia sesungguhnya ada di desa. Semua tahu bahwa 70 persen rakyat Indonesia hidup di desa. Bahwa petani, nelayan, peternak, pengrajin, pedagang kecil, merekalah yang menopang ekonomi bangsa ini,” kata Prabowo dalam peluncuran di Kabupaten Klaten.
Ia menegaskan Kopdes Merah Putih menjadi pusat kekuatan ekonomi rakyat karena desa adalah fondasi utama kekuatan bangsa. Melalui koperasi, Prawobo berupaya wujudkan semangat gotong royong dan kedaulatan ekonomi yang berkeadilan.
“Kopdes Merah Putih dirancang sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, yang akan bergerak di berbagai sektor mulai dari pertanian, peternakan, perdagangan, hingga pengelolaan hasil bumi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa program ini juga akan didukung oleh pendampingan teknis, akses permodalan, serta kerja sama dengan BUMN dan lembaga keuangan.
Peluncuran Kopdes Merah Putih ini menjadi bagian dari janji kampanye Prabowo-Gibran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui ekonomi gotong royong dan koperasi modern.
“Dalam program ini, koperasi tidak hanya menjadi tempat simpan-pinjam, tetapi juga menjadi pusat produksi dan distribusi hasil usaha masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan bahwa Kopdes Merah Putih di Kabupaten Batang mencapai 100 persen dari total 248 desa dan kelurahan.
“Pembentukan koperasi tingkat desa bukanlah sekedar formalitas organisasi, akan tetapi sebuah instrumen strategis dalam memberdayakan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, dan menumbuhkan kemandirian desa,” terangnya.
Menurutnya, Kopdes Merah Putih memiliki prinsip-prinsip yang luhur, seperti kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong-royong, memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Faiz juga menyebutkan bahwa dengan pengelolaan yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman, dirinya yakin Kopdes Merah Putih akan mampu bersaing dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh anggota.
Ia juga berharap koperasi ini akan mampu berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya dapat dinikmati banyak masyarakat di desa.
Sumber: Pemkab Batang
Editor: Rosyid
































