KUDUS, Lingkarjateng.id – Kawasan Wisata dan Makam Sunan Kudus yang berlokasi di Desa Kauman, Kecamatan Kudus Kota, menjadi salah satu destinasi wisata religi unggulan di Kabupaten Kudus.
Wisatawan yang mengunjungi kawasan Makam Sunan Kudus bisa menelusuri jejak ajaran toleransi agama Islam yang diajarkan Sunan Kudus.
Memasuki kawasan Makam Sunan Kudus, wisatawan akan langsung disambut dengan bangunan Masjid Menara Kudus yang menjadi simbol toleransi antara umat muslim dan hindu.
Kepala Desa Kauman, Muhammad Izzuddin Abdussalam, menyebut Kawasan Wisata dan Makam Sunan Kudus kental dengan peninggalan sejarah tentang nilai toleransi.
“Jika memang wisatawan ingin mencari tahu detail sejarah ajaran Sunan Kudus di Masjid Menara, bisa datang langsung ke kantor desa. Kami ada tour guide yang siap menemani wisatawan yang ingin melakukan wisata religi maupun wisata edukasi,” katanya, Jumat, 11 Juli 2025.
Di Kawasan Wisata dan Makam Sunan Kudus juga rutin diadakan tradisi Buka Luwur Sunan Kudus dan Taksis Menara setiap tahun.
“Kami rutin adakan dua kegiatan tradisi tersebut setiap tahun. Rangkaian acaranya selalu digelar meriah dan terbuka untuk umum,” katanya.
Salah satu wisatawan, Ahmad Abdul, mengatakan Kawasan Wisata dan Makam Sunan Kudus menjadi salah satu tempat yang cocok untuk berwisata religi. Apalagi, areanya yang bersih dan tertata rapi sangat nyaman bagi wisatawan.
“Wisata di area Menara Kudus sangat tertata, jadi nyaman kalau mau ziarah ke sini. Petugasnya juga banyak yang berjaga dan membantu pengunjung,” ujarnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid




























