Kab. Semarang (lingkarjateng.id) – Sebuah rumah warga di RT 26 RW 05, Dusun Boro Miri, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang ludes terbakar pada Jumat (14/8) sekitar jam 19.00 WIB malam ini.
Diketahui, rumah yang hangus terbakar tersebut milik Muhammad Rahmat (45) warga RT 26 RW 05, Dusun Boro Miri, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Dalam insiden tersebut, pemilik rumah dilaporkan menjadi korban dan meninggal dunia.
Dimintai konfirmasi, Camat Suruh, Kabupaten Semarang, Vega Lauzardi melalui aplikasi perpesanan WhatsApp mengungkapkan, jika rumah milik Muhammad Rahmat itu terbakar sekitar jam 19.00 WIB pada Jumat (14/8).
“Dan dalam kejadian tersebut pemilik rumah atas nama Muhammad Rahmat dinyatakan meninggal dunia, akibat kebakaran tersebut dampak kerugian material yaitu rumah dan motor yang hangus terbakar, ditafsir hingga mencapai Rp 150 juta,” ungkapnya.
Lantas saat ditanya soal penyebab insiden tragis yang menewaskan pemilik rumah tersebut, dijelaskan Vega belum mengetahui pasti penyebab kebakaran itu.
“Kalau penyebab pasti belum diketahui, dan korban yaitu Bapak Muhammad Rahmat ini memang dikabarkan tinggal sendiri di rumah tersebut dan diinformasikan menderita depresi akibat masalah keluarga,” terangnya kembali.
Menurut Vega, keluarga Muhammad Rahmat yakni istri dan anak-anaknya tinggal terpisah yakni berada di Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.
“Korban ini hidup terpisah dari istri dan anak-anaknya, istri dan anak-anaknya tinggal di Desa Reksosari,” lanjutnya.
Disisi lain, proses pendinginan masih dilakukan oleh tim Damkar dari Pos Tengaran dan Getasan, serta dibantu petugas Damkar Kabupaten Boyolali karena lokasinya yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Boyolali.
Termasuknya olah TKP juga dilakukan jajaran kepolisian untuk memastikan penyebab kebakaran rumah yang merenggut nyawa Muhammad Rahmat itu.
“Kami juga sudah sampaikan ke warga untuk tetap menunggu hasil pemeriksaan dari pihak-pihak yang berwenang, bahkan Tim Inafis Polres Semarang juga masih melakukan pemeriksaan mendalam mengenai kejadian ini,” tegas Vega.
Vega menambahkan, rencananya korban akan dimakamkan malam ini setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan oleh jajaran kepolisian. “Rencananya dimakamkan malam ini, setelah pemeriksaan TKP oleh jajaran Polres Semarang,” ujarnya. ***
Jurnalis : Hesty Imaniar
Editor : Redaksi
































