PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Video viral menunjukkan seseorang berseragam Aparatur Sipil Negara (ASN) menerobos jalan cor yang masih basah di Kabupaten Pekalongan.
Jalan cor yang masih basah itu diduga berada di kawasan pertigaan Watusalam. Dalam video tersebut jalan cor sudah diberi palang agar pengguna jalan tidak melintas pada proyek yang masih berlangsung.
Namun, seorang ASN dengan mobilnya nekat melewati jalan tersebut bahkan membuka palang. Aksi lewat jalan cor itu diikuti sejumlah pengendara sepeda motor.
Kabar viral tersebut kemudian mendapat respons dari Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan, Sukirman, ketika dimintai keterangan awak media.
Sukirman mengaku sudah menerima kabar viral tersebut. Ia menyebut menyayangkan sikap ASN yang menerobos proyek jalan cor tersebut.
“Tentu saja sangat menyayangkan, terutama soal perilakunya,” ucapnya, Senin, 28 September 2026.
Menurut rumor yang beredar, ASN yang menerobos jalan di kawasan Watusalam itu merupakan pegawai Pemerintah Kota Pekalongan. Kendati begitu, pihaknya akan kroscek kebenaran informasinya.
Pihaknya berharap apabila benar seorang pegawai pemerintah mencontohkan tindakan yang tidak benar agar segera introspeksi.
“Saya lagi ngecek tapi dari rumor-rumornya itu ASN dari Kota Pekalongan. Saya berharap yang bersangkutan untuk introspeksi. Lalu boleh dikatakan untuk meminta maaf kepada masyarakat dan semoga saja ini mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Pekalongan,” tuturnya.
Sementara itu, Sukirman menyampaikan bahwa Pemkab Pekalongan sedang mengerjakan sejumlah perbaikan jalan. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk sabar apabila ada kemacetan di titik tertentu.
“Himbauannya bagi masyarakat tentu saja bersabar, karena ini program yang sangat mulia bagi kita untuk dandani infrastrukturnya khususnya ruas jalan, karena pasti da kemacetan-kemacetan dimana-mana,” terangnya.
Menurutnya, Pemkab Pekalongan sudah melakukan langkah antisipasi terhadap potensi kemacetan imbas pekerjaan jalan dengan mengatur arus lalu lintas.
“Manajemen lalu lintasnya sebenarnya juga sudah kita atur sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Dimaklumi kalau kemudian pada saat jam-jam kerja, orang berangkat kerja beraktivitas, itu pasti terjadi crowded (macet),” pintanya.
Ketika ditanya jalan cor basah yang rusak karena diterabas masyarakat, Sukirman mengaku pemerintah akan mengupayan perbaikan.
“Ya iya lah (diperbaiki lagi),” singkatnya kepada awak media.
Editor: Ulfa































