PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat pengelolaan sampah dari hulu untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Degayu. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pengelolaan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Kepala DLH Kota Pekalongan, Joko Purnomo mengatakan pengelolaan sampah yang semakin optimal berdampak pada berkurangnya volume sampah yang masuk ke TPA Degayu.
“Untuk pengelolaan sampah di Pekalongan memang kita ada TPST dan TPS3R, sehingga pengurangan sampah yang awalnya 120 sampai 140 ton per hari, sekarang berkurang menjadi 60 sampai 80 ton per hari,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin, 28 September 2026.
Joko menambahkan, pengelolaan di TPA Degayu saat ini diarahkan agar sampah yang masuk merupakan sampah residu. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Pekalongan dalam meningkatkan pengelolaan sampah secara lebih terarah dan berkelanjutan. (Adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar































