SEMARANG, Lingkarjateng.id – Sebanyak 2.347 pendonor darah sukarela di Jawa Tengah mendapatkan penghargaan. Penghargaan diberikan kepada 1.742 orang yang telah mencapai 50 kali donor dan 605 orang yang mencapai 75 kali donor.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, mengatakan donor merupakan wujud kepedulian sosial menolong sesama. Menurutnya konsistensi pendonor menunjukkan kuatnya nilai kemanusiaan dalam mendukung kesehatan masyarakat.
“Bagi siapapun yang memberikan darah kepada yang membutuhkan. Ini merupakan suatu bentuk perwujudan amal, charity, yang diberikan dengan tulus,” ujarnya saat acara Temu Donor Darah Sukarela 2026, di Balairung Astina, UTC Convention Hotel, Kota Semarang, Selasa, 29 September 2026.
Pada kesempatan itu, Luthfi memint agar pendataan donor darah sukarela diperbaiki dan diverifikasi. Sebab, ia mendapatkan masukan dari pendonor asal Purworejo yang telah mendonorkan darah lebih dari 130 kali sejak tahun 1980. Namun, jumlah tersebut belum seluruhnya tercatat dalam data.
“Tidak boleh sampai ada masyarakat yang melakukan donor terlewatkan datanya, meskipun itu sukarela,” ucapnya. (adv)

Editor: Ulfa






























