JEPARA, Lingkarjateng.id – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Mei 2026, progres konstruksi telah mencapai sekitar 50 persen.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, turun langsung meninjau lokasi proyek untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal sekaligus menjaga kualitas. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Wakil Bupati Jepara, M Ibnu Hajar (Gus Hajar), Kepala Dinsospermades Jepara Muh. Ali, serta anggota DPRD Jepara M. Harisman Fauzan.
“Progresnya cukup menggembirakan dan masih sesuai target. Kami ingin memastikan kualitas bangunan tetap terjaga,” kata Abdul Wachid, pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Ia mengungkapkan bahwa, proyek yang berdiri di atas lahan 10,2 hektare tersebut mulai dikerjakan sejak Desember 2025 dengan durasi pembangunan delapan bulan.
“Jika kondisi cuaca mendukung, penyelesaian diperkirakan bisa dipercepat menjadi Juni 2026, lebih cepat dari target awal Juli,” ujarnya.
Abdul Wachid menjelaskan bahwa, Sekolah Rakyat Suwawal Timur akan dilengkapi 27 gedung dengan konsep asrama. Fasilitasnya lengkap, mulai dari ruang kelas, asrama siswa, gedung olahraga, hingga area hijau yang mendukung lingkungan belajar.
Ia menambahkan bahwa, sekolah tersebut diprioritaskan untuk anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2, dengan harapan dapat membuka jalan keluar dari lingkaran kemiskinan.
“Sesuai amanat Presiden Prabowo sekolah rakyat memang diproyeksikan ikut berkontribusi memutus mata rantai kemiskinan. Pintu masuknya pendidikan yang berkualitas untuk anak-anak generasi masa depan itu,” imbuhnya.
Sebagai informasi, sebelum proyek ini berjalan SR rintisan bahkan sudah lebih dulu beroperasi di BLK Pecangaan sebagai langkah awal menghadirkan pendidikan inklusif di Jepara.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Sekar
































