SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima hibah 1 unit mobil ambulan dan 1 unit mobil program dokter spesialis keliling (Speling) dari Yayasan Taiwan Business Central Java.
Mobil hibah dari Yayasan Taiwan Business Central Java tersebut dilengkapi alat kesehatan, seperti USG, portable X-Ray, EKG, yang memudahkan dokter melakukan pemeriksaan di desa terpencil.
“Terima kasih kepada Taiwan Business Club. Terima kasih kerja partisipatifnya dalam rangka membangun Jawa Tengah lebih baik. Saya juga minta BUMD yang untung banyak, untuk ikut beli mobil Speling,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai apel pagi di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin 30 Juni 2025.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar mengatakan corporate social responsibility (CSR) dari komunitas pengusaha asal Taiwan itu dapat membantu untuk pelayanan kesehatan masyarakat di desa.
Gubernur Jateng ke Pati Pastikan Program Speling Sampai ke Desa-Desa
Dyah mengatakan target tahun pertama program Speling ini bisa menjangkau ke 1.278 desa
“Saat ini progam Speling ini sudah mencapai 178 desa dan menyasar ke 33 Kabupaten. Kemudian Speling ini sejalan dengan progam Presiden RI, dalam hal ini cek kesehatan gratis (CKG). Hari ini di Jawa Tengah sudah 3,9 juta dan tentu ini membuat Jawa Tengah semakin hebat karena masyarakat sudah menyadari preventif lebih penting daripada mengobati,” bebernya.
Sedangkan saat ini, kata Dyah, sudah ada 13 unit mobil Speling yang sudah beroperasi. Jumlah ini akan ditambah lagi 15 unit dari kabupaten/kota, yang ikut mendukung program ini.
“Maka apa yang di katakan Pak Gub tadi yang berkomitmen dan mengajak serta bupati dan walikota untuk mendukung progam ini, maka mereka dengan sukarela ikut serta dalam progam ini dan dengan anggaran dari anggaran kabupaten kota. mereka suport progam ini,” ucapnya.
Jurnalis: Rizky Syahrul
Editor: Ulfa P






























