KENDAL, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggelar Kendal Job Fair 2026 dengan membuka 4.703 lowongan kerja (loker) di Kendal Sport Center, Rabu, 22 Juli 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal itu ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan sekaligus menekan tingkat pengangguran terbuka.
Sebanyak 30 tenant berpartisipasi dalam bursa kerja tersebut. Peserta terdiri atas 19 perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Kendal (KIK), enam perusahaan di luar kawasan industri, lima Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), serta empat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Kepala Disperinaker Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri, mengatakan minat masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Hingga hari pelaksanaan, tercatat 3.117 pencari kerja telah melakukan pendaftaran secara daring.
Selain menyediakan lowongan untuk posisi operator, penyelenggara juga membuka sekitar 165 formasi jabatan non-operator melalui skema job matching. Posisi yang ditawarkan meliputi bidang sumber daya manusia (HRD), akuntansi, hingga level manajerial.
“Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online dan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami berharap kegiatan ini mampu mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan para pencari kerja secara efektif,” ujar Cicik.
Menurut Cicik, penyelenggaraan Job Fair merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Kendal.
Meski TPT pada 2025 tercatat sebesar 4,60 persen dan menunjukkan tren menurun, pihaknya tetap berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan pelaksanaan Job Fair menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha, baik perusahaan yang berada di Kawasan Industri Kendal maupun di luar kawasan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan sehingga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
“Pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kabupaten Kendal terus meningkat. Karena itu, dampaknya harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui semakin terbukanya lapangan pekerjaan dan menurunnya angka pengangguran,” kata Bupati yang akrab disapa Tika.
Tika menyampaikan, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Kendal saat ini berada pada kisaran 4,6 persen atau sekitar 29.801 orang. Pihaknya pun menargetkan angka tersebut dapat ditekan hingga berada di bawah 4 persen.
Selain memperluas kesempatan kerja, Pemkab Kendal juga memberikan perhatian terhadap penerapan rekrutmen yang inklusif.
Perusahaan yang telah menyediakan peluang kerja bagi penyandang disabilitas mendapat apresiasi sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak tenaga kerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Jurnalis: Elza Nur Fauziah
Editor: Rosyid






























