PATI, Lingkarjateng.id – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengingatkan agar data penerima manfaat program Sekolah Rakyat harus valid.
Diketahui, program gagasan Presiden RI Prabowo Subianto ini menyasar masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Oleh karena itu, kata Bandang, data calon peserta didik harus valid dan melalui verifikasi lapangan.
Untuk mendapatkan data yang valid, pemerintah harus melibatkan pihak desa hingga kecamatan yang lebih mengetahui kondisi warganya.
“Harus ada sosialisasi ke bawah dan itu butuh peran kepala desa dan camat untuk memberikan informasi ke masyarakat,” terangnya, Sabtu, 11 Juli 2026.
Di sisi lain, anggota DPRD Pati fraksi PDI Perjuangan itu mendorong Dinas Sosial juga melakukan verifikasi faktual.
Dinsos selaku verifikator melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diharapkan memberikan data valid agar penerima manfaat benar-benar tepat sasaran.
“Kami harus memastikan bersama Dinsos, bahwa siswa-siswi yang masuk di Sekolah Rakyat ini berasal dari keluarga miskin atau tidak mampu. Tidak boleh orang mampu,” ucapnya. (Adv)
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network





























