KENDAL, Lingkarjateng.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Kendal menggelar bimbingan teknis (bimtek) penyusunan perencanaan pembangunan desa melalui SIMPeDes (sistem informasi pengadaan barang dan jasa desa). Bimtek digelar tiga hari 22-24 April 2024 dan diperuntukkan bagi pendamping desa (PD), pendamping lokal desa, (PLD) dan tenaga ahli (TA).
SIMPeDes merupakan sistem informasi berbasis web dan merupakan bentuk keterbukaaan informasi pemerintah desa terkait penggunaan anggaran dan kegiatan desa.
Kepala Dispermasdes Kendal Yanuar Fatoni menyampaikan aparatur desa harus bisa mengoperasikan SIMPeDes karena ia menargetkan SIMPeDes harus sudah bisa digunakan di seluruh desa di Kabupaten Kendal tahun ini.
“Dalam Peraturan Bupati Kendal Nomor 46 tahun 2023, Yanuar menjelaskan terkait dengan pengadaan barang dan jasa secara elektronik. Masing-masing aparatur desa mempunyai tugas dan fungsinya masing-masing,” ujar Yanuar dalam kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa, Selasa, 23 April 2024.
Yanuar menjelaskan para pendamping desa, pendamping lokal desa dan tenaga ahli diberikan bimtek agar bisa melakukan pendampingan kepada kepala desa dan seluruh aparatur desa dalam menerapkan Aplikasi SIMPeDes meskipun sebelumnya juga diberikan pelatihan.
Terkait pengelolaan SIMPeDes, kata Yanuar, seluruh aparatur desa mempunyai fungsi dan tugasnya masing-masing. Sekretaris desa bertugas sebagai operator desa serta diberikan pelatihan agar bisa membuatkan akun kepada pelaku pengadaan baik untuk Kepala desa maupun aparatur desa yang lain.
“Kami berharap besar kepada para pendamping desa, pendamping lokal desa dan juga tenaga ahli menjadi kepanjangan tangan dari Dispermasdes sehingga kami perlu melatih secara intens dari perencanaan, persiapan, kemudian pelaksanaan sampai dengan pertanggungjawaban. Harapannya dengan adanya fungsi pendampingan maka akan membantu pelaksanaan pengadaan barang / jasa desa dengan lebih baik,” terangnya. (Lingkar Network | Unggul Priambodo – Lingkarjateng.id)






























