SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berkomitmen memberikan kemudahan dalam bidang investasi. Dalam hal ini, Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya supaya investor bisa masuk ke daerahnya.
“Komitmen dari kami Pemkab Semarang ini adalah memudahkan dalam hal berinvestasi di Kabupaten Semarang. Di antaranya dengan melakukan revisi Perda Tata Ruang yang ada untuk menjamin kepastian tempat usaha,” katanya, Kamis, 12 Oktober 2023.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan penguatan kapasitas Mal Pelayanan Terpadu (MPP) yang ada di Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.
“Ada banyak inovasi yang dilakukan di MPP Lopait, Tuntang ini. Antara lain yakni, penambahan sistem informasi tata ruang yang cepat dan akurat,” ujarnya.
Ke depannya, pihaknya juga akan menyiapkan peta digitalisasi industri, pertanian, dan pariwisata pada tahun 2024 mendatang.
“Yang bisa kami sampaikan mengenai investasi yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Semarang ini misalnya di tahun 2020 di mana ada realisasi investasi yang nilainya mencapai Rp 4,3 triliun. Kemudian, di tahun berikutnya menurun, karena ada pandemi Covid-19,” jelasnya.
Kemudian pada tahun 2022, katanya, investasi kembali naik menjadi Rp 4,6 triliun. Pada tahun ini, pihaknya optimis realisasi investasi kembali meningkat.
“Optimis ya nilai PMA atau Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) naik. Karena saat ini sedang ada lima investor yang sedang proses menanamkan modalnya di Kabupaten Semarang,” bebernya. (Lingkar Network | Hesty Imaniar – Lingkarjateng.id)


































