KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, akan mengupayakan bantuan pembangunan ulang lima rumah warga yang terbakar di Desa Kedungasri, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal.
Hal itu ia sampaikan saat meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah warga di Desa Kedungasri, Rabu sore, 12 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menemui para korban sekaligus menyerahkan bantuan setelah kebakaran melanda kawasan tersebut pada Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
Setibanya di lokasi, Bupati yang akrab disapa Tika itu tampak terdiam melihat kondisi rumah yang tinggal menyisakan puing-puing. Ia mengaku prihatin atas musibah yang menimpa warga.
“Saya tidak bisa berkata-kata. Ini kejadian kebakaran yang terbesar. Kepada korban, saya ikut prihatin,” ujar Tika.
Tika mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencari dukungan bagi warga terdampak. Upaya tersebut juga akan melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Kami akan upayakan komunikasi dengan berbagai pihak agar bergotong royong membantu. Termasuk kita juga akan berkomunikasi dengan provinsi,” katanya.
Terkait pembangunan kembali rumah warga, Tika menjelaskan bantuan melalui APBD Kabupaten Kendal tidak dapat langsung diberikan karena harus memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
“Kalau menggunakan APBD kabupaten tidak memungkinkan karena tidak memenuhi persyaratan,” jelasnya.
Oleh karena itu, pihaknya akan mencari skema bantuan lain melalui koordinasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan para korban dapat terpenuhi.
Selain penanganan pascakebakaran, Tika mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat karena saat ini cuacanya sangat panas dan anginnya juga kencang. Apalagi di wilayah sini rumah-rumahnya kayu sehingga semakin memudahkan terbakar,” ungkapnya.
Ia juga meminta warga memeriksa instalasi listrik secara berkala. Menurutnya, dugaan korsleting listrik menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai dalam kejadian kebakaran.
“Nanti kami akan berusaha komunikasi dan kita rapatkan dengan OPD terkait. Mungkin nanti kita mengundang PLN untuk upaya-upaya ke depannya, bagaimana kabel-kabel yang berpotensi membahayakan bisa dirapikan dan diperbaiki,” tandasnya.
Dalam kunjungan itu, Tika didampingi jajaran Dinas Sosial, Pemadam Kebakaran, BPBD, Baznas, dan PMI. Bantuan berupa uang tunai, logistik, serta sembako disalurkan kepada warga yang terdampak.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid



































