Jepara (lingkarjateng.id) – Kebakaran melanda sebuah gudang mebel di Desa Bawu, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, pada Kamis (24/9) sekitar pukul 18:05 WIB. Akibat kejadian tersebut kerugian material ditaksir mencapai Rp250 juta.
Kepala Satuan Pemadam Satpol PP Jepara, Samiadji, mengatakan bahwa, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.05 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit pemadam dari Mako 113.
“Setelah menerima laporan, dua unit pemadam dari Mako 113 langsung kami kerahkan menuju lokasi,” ujar Samiadji saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Samiadji menjelaskan bahwa, setelah sekitar 50 menit dilakukan penanganan, api berhasil dikendalikan.
“Proses pemadaman selesai sekitar pukul 19.10 WIB,” terangnya.
Samiadji mengungkapkan bahwa, berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun, dugaan tersebut masih menjadi informasi awal dan belum menjadi kesimpulan akhir terkait penyebab kebakaran.
“Dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik. Namun, ini masih informasi awal dalam penanganan kejadian,” jelasnya.
Pihaknya pun mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang digunakan untuk menyimpan maupun memproduksi material yang mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman untuk mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran,” tandasnya. ***
Jurnalis : Tomi Budianto
Editor : Adi Arfian
































