SEMARANG, Lingkarjateng.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan menjadikan Demak dan Kabupaten Semarang sebagai role model penanganan stunting. Kedua daerah berhasil menekan prevalensi stunting hingga sekitar 2 persen.
Hal itu disampaikan Luthfi dalam Rakornis dan Advokasi Pencegahan serta Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara di Semarang, Selasa, 22 September 2026.
Berdasarkan data triwulan II 2026, prevalensi stunting Jateng mencapai 9,93 persen, namun masih terdapat disparitas antarwilayah.
“Seluruh daerah saya minta agar belajar dengan Demak dan Semarang,” katanya.
Ia menegaskan penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif dan melibatkan seluruh tingkatan pemerintahan.
Langkah tersebut turut didukung Deputi Setwapres Eddy Cahyono Sugiarto.
“Tadi juga ada good lessons (pelajaran baik) dari dua kabupaten, yang akan kami replika untuk ditiru di daerah lain, tidak hanya regional Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tapi seluruh Indonesia. Semoga apa yang sudah dilakukan Jawa Tengah ini bisa menjadi trigger daerah lain melakukan langkah serupa,” katanya. (Adv)

Editor: Sekar
































