Lingkarjateng.id – Masyarakat kini dapat mengecek informasi desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online menggunakan HP atau perangkat komputer melalui laman dtsen-form.bps.go.id. Pengecekan dapat dilakukan dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Layanan ini menjadi salah satu cara untuk mengetahui posisi kesejahteraan sosial ekonomi keluarga berdasarkan data yang dihimpun pemerintah.
Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan DTSEN merupakan hasil pemadupadanan sejumlah sumber data, termasuk DTKS, P3KE, Regsosek, data Dukcapil, dan sumber lainnya. Pemutakhiran tersebut ditujukan untuk mendukung penyaluran program pemerintah agar lebih tepat sasaran.
Apa Itu Desil DTSEN?
Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi. Desil juga menjadi acuan pemerintah dalam menentukan penerima manfaat berbagai bantuan sosial (bansos) maupun pendidikan.
Dalam DTSEN, keluarga ditempatkan ke dalam 10 kelompok. Secara umum, desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Penentuan desil tidak hanya melihat penghasilan. Berbagai kondisi sosial ekonomi turut diperhitungkan, seperti kondisi tempat tinggal, pendidikan, pekerjaan, kepemilikan aset, serta data kependudukan.
Cara Cek Desil DTSEN 2026 Pakai NIK
Untuk mencoba mengecek data melalui layanan DTSEN BPS, masyarakat dapat mengikuti langkah berikut:
- Buka browser melalui HP atau komputer.
- Akses laman dtsen-form.bps.go.id.
- Pilih salah satu keperluan cek desil untuk “Pendaftar PIP” atau “Lainnya”
- Masukkan NIK 16 digit sesuai dokumen kependudukan pada kolom yang tersedia.
- Isi kode captcha apabila ditampilkan oleh sistem.
- Klik tombol Cek Data.
- Jika NIK ditemukan, lalu klik Cek Desil
- Masukkan tanggal lahir
- Masukkan ulang captcha
- Klik tombol Cek Data
Apa Arti Desil 1 sampai 10?
Angka desil menunjukkan posisi relatif keluarga dalam pemeringkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi.
Semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi kesejahteraan relatif keluarga dalam pemeringkatan. Sebaliknya, desil yang lebih tinggi menunjukkan posisi kesejahteraan yang relatif lebih tinggi.
Berikut rincian arti 10 kategori desil:
Desil 1: Kelompok 10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan atau kondisi ekonomi paling rendah/paling bawah (biasanya sasaran utama kemiskinan ekstrem).
Desil 2 – 4: Kelompok lapisan bawah hingga menengah-bawah. Kelompok desil 1–4 sering kali menjadi acuan utama penerima program bantuan sosial seperti PKH dan sembako.
Desil 5: Kelompok lapisan menengah-bawah, yang kerap menjadi batas untuk program jaminan kesehatan tertentu seperti PBI BPJS Kesehatan.
Desil 6 – 10: Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan menengah ke atas hingga kelompok paling mampu di desil 10.
Desil bukan angka yang menunjukkan besaran penghasilan. Artinya, seseorang tidak bisa menyimpulkan nominal pendapatan tertentu hanya berdasarkan angka desil yang diperoleh.
Bagaimana Jika Desil Tidak Sesuai Kondisi?
Data sosial ekonomi dapat berubah seiring waktu. Karena itu, masyarakat yang merasa data DTSEN belum menggambarkan kondisi terkini dapat menempuh mekanisme pembaruan data melalui saluran resmi pemerintah.
Beberapa data yang perlu dipastikan kebenarannya antara lain NIK, nomor kartu keluarga, anggota keluarga, pekerjaan, penghasilan, serta kondisi tempat tinggal.
Pembaruan data tidak berarti masyarakat dapat memilih sendiri angka desil yang diinginkan. Data yang telah diperbarui tetap harus melalui proses verifikasi dan pengolahan sebelum posisi desil ditentukan kembali.
Cara Mengubah Desil DTSEN Lewat HP Jika Tidak Sesuai
Jika hasil desil DTSEN dinilai tidak lagi mencerminkan kondisi ekonomi keluarga, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui laman dtsen-form.bps.go.id dengan cara sebagai berikut:
- Buka laman dtsen-form.bps.go.id
- Masukkan NIK dan captcha
- Klik Cek Data
- Lalu pilih Pembaruan Data
- Masukkan data-data yang diperlukan
- Isi Captcha
- Lalu klikk Perbarui Data
- Kemudian unggah dokumen yang diperlukan seperti surat keterangan tidak mampu dari desa, KK, KTP, Nomor ID PLN, foto rumah, dan NISN untuk program PIP
Pembaruan desil juga bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos. Pengajuan ini dapat dilakukan lewat ponsel sehingga warga tidak harus datang langsung ke kantor pemerintahan.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos Kemensos di ponsel.
- Daftarkan akun menggunakan data e-KTP dan Kartu Keluarga yang masih valid.
- Setelah akun terverifikasi, masuk ke aplikasi.
- Pilih menu Usul Sanggah atau fitur Usulkan Pembaruan yang tersedia.
- Pilih opsi Request Pembaruan Data untuk mengajukan perubahan informasi.
- Isi data kondisi sosial ekonomi keluarga sesuai keadaan terbaru, termasuk kondisi tempat tinggal dan pendapatan.
- Sertakan dokumen atau foto pendukung yang diminta, seperti foto kondisi rumah terkini.
- Periksa kembali seluruh data sebelum mengirim pengajuan.
Perlu dipahami, pengajuan pembaruan data tidak otomatis mengubah angka desil. Data yang disampaikan akan melalui proses verifikasi dan pengolahan sesuai mekanisme yang berlaku.
Karena itu, masyarakat sebaiknya mengisi seluruh informasi secara jujur dan sesuai kondisi sebenarnya. Data yang akurat akan membantu proses verifikasi sekaligus mendukung penyaluran program bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

































