JEPARA, Lingkarjateng.id – Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, memberi pembekalan kepada 28 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jepara menjelang pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Pembekalan diberikan saat Agus menerima audiensi anggota Paskibraka di Ruang Serbaguna DPRD Jepara, Kamis, 13 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan para anggota sebelum menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada upacara tingkat kabupaten.
Agus mengatakan, menjadi anggota Paskibraka tidak sekadar menjalankan tugas dalam seremoni kenegaraan. Proses seleksi, pelatihan, hingga karantina yang dijalani para pelajar dinilai turut membentuk kedisiplinan dan karakter generasi muda.
“Menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan. Kalian tidak hanya bertugas mengibarkan bendera, tetapi juga membawa nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan dan integritas,” katanya.
Ia meminta para anggota memanfaatkan pengalaman selama menjadi Paskibraka sebagai bekal untuk mengembangkan diri dan berkontribusi di lingkungan sekitar.
“Kalian adalah generasi terpilih. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk perjalanan ke depan, sehingga nantinya mampu memberikan kontribusi bagi Jepara dan Indonesia,” lanjutnya.
Selain pembekalan mengenai nilai kebangsaan, Agus memberikan pelatihan teknologi informasi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Materi tersebut diharapkan dapat memperkaya keterampilan para pelajar setelah masa tugas mereka sebagai Paskibraka berakhir.
“Dengan pelatihan ini kami harapkan agar para anggota Paskibraka tidak hanya memiliki kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan, tetapi juga kemampuan teknologi yang relevan dengan tantangan masa depan,” terangnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jepara, Ony, mengatakan pembentukan Paskibraka merupakan bagian dari proses kaderisasi generasi muda.
Tahun ini, Paskibraka Jepara beranggotakan 28 pelajar yang berasal dari 15 SMA, SMK, dan MA. Mereka terpilih melalui proses seleksi berjenjang dengan metode Computer Assisted Test (CAT).
Selain menyiapkan Paskibraka tingkat kabupaten, Jepara juga mengirimkan satu perwakilan ke tingkat Provinsi Jawa Tengah. Arno, siswa SMA Negeri 1 Jepara, terpilih menjadi anggota Paskibraka Provinsi Jawa Tengah 2026.
Menurut Ony, proses seleksi mencakup sejumlah tahapan, mulai dari tes Pancasila, pengetahuan umum, kesehatan, kemampuan fisik, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga tes kepribadian.
Setelah dinyatakan lolos, para anggota menjalani latihan intensif selama 14 hari dan karantina selama empat hari. Rangkaian pembinaan tersebut tidak hanya difokuskan pada kemampuan baris-berbaris, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter, memperkuat wawasan kebangsaan, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan.
“Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama menjadi Paskibraka tidak berhenti ketika tugas upacara selesai. Para purna Paskibraka kami harapkan tetap aktif memberikan kontribusi bagi lingkungan, daerah dan bangsa,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid

































