JEPARA, Lingkarjateng.id – Bupati Jepara, Witiarso Utomo (Mas Wiwit) memastikan ruas jalan di Desa Bulak Baru, Kecamatan Kedung akan ditangani pada 2027. Perbaikan tersebut ditujukan untuk menunjang mobilitas warga sekaligus membuka akses menuju kawasan wisata dan sentra produksi garam.
Hal itu diungkap Bupati saat kegiatan Ngolah Pikir (Ngopi) bersama Petinggi Desa Bulak Baru Purwoko, pada Senin, 29 September 2026.
Dalam pertemuan tersebut, terungkap kondisi infrastruktur di Kabupaten Jepara yakni dari total 2.147 meter Jalan Desa, sepanjang 1.211 meter masih dalam kondisi baik, sedangkan 764 meter kurang baik dan 172 meter mengalami kerusakan berat.
Selain Jalan Desa, terdapat Jalan Kabupaten sepanjang sekitar 821 meter. Dari ruas tersebut, 410 meter dalam kondisi kurang baik dan 311 meter mengalami kerusakan berat. Sementara Jalan Provinsi sepanjang 1,27 kilometer disebut masih dalam kondisi baik.
Bupati Jepara juga mengungkapkan ruas Jalan Kabupaten di Bulak Baru akan masuk dalam program pembangunan tahun depan.
“Tahun depan kita muluskan jalan kabupaten di Bulak Baru. Kita juga akan ikut membantu penanganan Jalan Desa. Namun, pembagian penanganan dilakukan bersama pemerintah desa,” ujarnya.
Ia menyebut, ruas Jalan Desa sepanjang 764 meter yang kondisinya kurang baik direncanakan mendapat bantuan penanganan dari Pemkab Jepara. Sedangkan ruas sepanjang 172 meter yang mengalami kerusakan berat akan ditangani pemerintah desa.
“Kita bantu jalan desanya untuk akses wisata maupun akses UMKM,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa, perbaikan jalan tidak hanya berkaitan dengan kelancaran transportasi warga. Infrastruktur tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendukung potensi ekonomi yang dimiliki Bulak Baru, yaitu sebagai salah satu wilayah penghasil garam sekaligus memiliki destinasi wisata Pantai Bulak Baru.
“Di sini ada banyak penghasil garam dan juga wisata Pantai Bulak Baru. Karena itu, akses jalan yang lebih baik dapat memperlancar aktivitas produksi dan distribusi hasil usaha masyarakat serta meningkatkan akses menuju kawasan wisata,” jelasnya.
Sementara Petinggi Desa Bulak Baru, Purwoko mengapresiasi rencana tersebut. Ia berharap ruas jalan yang mengalami kerusakan segera mendapatkan penanganan.
“Kami berharap segera dilakukan penanganan khususnya badan jalan yang rusak berat,” kata Purwoko.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Sekar
































