Kudus (lingkarjateng.id) – Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Masan, mendukung langkah Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang mengimbau masyarakat untuk kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Menurut Masan, siskamling merupakan program yang telah lama dikenal masyarakat dan masih sangat relevan diterapkan di tengah perkembangan teknologi yang memengaruhi pola interaksi sosial warga.
“Sekarang ini banyak yang kumpul tapi sibuk sendiri dengan HP. Padahal siskamling itu bisa menjadi sarana konsolidasi, sosialisasi lingkungan, dan saling mengenal antar tetangga,” ujarnya, Jumat (12/6).
Ia menilai, hubungan sosial yang kuat antarwarga menjadi salah satu benteng utama dalam mencegah tindak kriminalitas. Dengan saling mengenal lingkungan sekitar, masyarakat akan lebih mudah melakukan pengawasan dan mendeteksi potensi gangguan keamanan.
Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.
Ia menegaskan, DPRD Kudus siap mendukung pemerintah daerah dalam menyosialisasikan pentingnya mengaktifkan kembali ronda malam di tingkat RT maupun RW.
“Ini program lama yang masih bagus untuk menjaga kebersamaan dan keamanan. Kami mendukung imbauan dari Pak Bupati dan siap ikut menyosialisasikan agar masyarakat lebih peduli dengan lingkungannya,” tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menerbitkan Surat Edaran Nomor 200.1.3.1/1874/2026 tentang kewaspadaan wilayah Kabupaten Kudus. Surat edaran tersebut diterbitkan sebagai respons atas meningkatnya kasus kriminalitas yang terjadi di sejumlah titik dalam beberapa waktu terakhir.
Melalui surat edaran itu, pemerintah daerah meminta masyarakat untuk mengaktifkan kembali siskamling secara terjadwal dan berkelanjutan. Selain itu, warga juga didorong mengoptimalkan penggunaan kamera pengawas atau CCTV di lingkungan masing-masing.
Kebijakan tersebut telah dikoordinasikan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kudus sebagai langkah memperkuat pengamanan wilayah hingga tingkat desa.
Bupati Sam’ani menegaskan bahwa penguatan keamanan tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga membutuhkan komunikasi dan silaturahmi yang baik antarwarga.
Menurutnya, kombinasi antara pengawasan berbasis teknologi dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. ***
Jurnalis : Ahmad Abror
Editor : Fian































