REMBANG, Lingkarjateng.id – Istri Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Rka, Selvi Ananda, menghadiri puncak peringatan Hari Kartini di Kabupaten Rembang, pada Selasa, 21 April 2026. Selvi sekaligus mengunjungi Museum dan Makam RA Kartini yang menjadi pusat kegiatan peringatan tahun ini.
Kehadiran Selvi menjadi sorotan dalam rangkaian acara yang berlangsung meriah dan sarat nilai historis tersebut. Selain prosesi budaya seperti kirab pataka dan ziarah ke makam Kartini, momentum ini juga diwarnai meningkatnya kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi unggulan di daerah tersebut.
Sejak sepekan sebelum puncak peringatan, lonjakan pengunjung sudah terlihat, terutama di Museum dan Makam RA Kartini. Rombongan pelajar dari berbagai daerah mendominasi kunjungan, memanfaatkan momen Hari Kartini untuk belajar langsung tentang sosok pelopor emansipasi perempuan tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Prapto Raharjo, menyebut tingginya angka kunjungan menjadi sinyal kuat meningkatnya daya tarik wisata sejarah di Rembang.
“Mulai tanggal 14 itu sudah ramai, terutama dari sekolah-sekolah. Karena tanggal 21 biasanya ada upacara, jadi mereka datang lebih awal. Ini menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap wisata sejarah di Rembang,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan Hari Kartini selalu menjadi magnet bagi wisatawan. Bahkan, saat gladi bersih yang digelar sehari sebelumnya, jumlah pengunjung tetap tinggi.
“Bahkan saat gladi bersih kemarin, pengunjung juga membludak. Artinya, minat masyarakat tidak hanya pada puncak acara, tapi juga rangkaian sebelumnya,” jelasnya.
Ia menilai kehadiran istri Wakil Presiden turut mengangkat citra Rembang di tingkat nasional, khususnya sebagai destinasi wisata berbasis sejarah.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Kehadiran Ibu Wapres menunjukkan bahwa Rembang punya nilai historis yang kuat dan layak menjadi destinasi wisata nasional,” kata Prapto.
Selain kegiatan budaya, peringatan tahun ini juga diisi dengan program pemberdayaan, seperti pelatihan bagi perempuan disabilitas yang digelar Yayasan Kartini Heritage.
Pemerintah daerah, lanjut Prapto, berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata guna mengimbangi tingginya minat masyarakat.
“Yang jelas kami tetap mengutamakan kenyamanan masyarakat. Dengan antusiasme seperti ini, kami optimistis Rembang semakin dikenal luas,” ungkapnya.
Ia berharap, momentum Hari Kartini tidak hanya berdampak sesaat, tetapi mampu mendorong kunjungan wisata sepanjang tahun.
“Harapan kami, Rembang tidak hanya ramai saat Hari Kartini saja, tetapi bisa menjadi destinasi wisata nasional yang dikunjungi sepanjang tahun,” pungkasnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Rosyid




























