PATI, Lingkarjateng.id – Masa senja sering kali dipandang sebagai waktu untuk beristirahat. Namun di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, para lansia justru diajak kembali menuntut ilmu, sebuah ikhtiar yang sejalan dengan ajaran Rasulullah SAW.
Madrasah Lansia Aisyiyah Pati kembali membuka pendaftaran untuk tahun ajaran baru 2026, yang dimulai awal Mei 2026. Mengusung slogan “Lansia Sehat, Ceria, Bahagia Dunia dan Akhirat”, lembaga ini menjadi ruang bagi para lansia untuk terus belajar, beribadah, menguatkan hati, serta meluaskan tali silaturahmi.
Semangat ini sejalan dengan hadis Rasulullah SAW: “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa belajar tidak dibatasi usia, bahkan justru semakin penting di penghujung kehidupan, sebagai bekal Husnul Khotimah.
Hal ini pula yang disampaikan oleh Pengurus Madrasah Lansia Aisyiyah (MLA) Pati, Hj. Lintal Muna dalam giat halal bihalal, Jumat, 17 April 2026.
“Ini adalah ikhtiar agar masa tua tidak hanya diisi dengan menunggu waktu, tetapi dengan amal, ilmu, dan kebersamaan. Tujuannya apa? Biar ketika tiba waktunya bisa husnul khotimah,” tuturnya.
Bagi para peserta, manfaatnya terasa nyata. Sutowo, salah satu santri MLA Pati, mengaku senang adanya kesibukan menuntut ilmu di usia senja. Bahkan ia berharap diberi target hafalan agar lebih semangat belajar.
“Prinsip saya, mau tetap belajar dan mengajar hingga tua,” ungkap pensiunan guru tersebut.
“Karena itu, kalau bisa kita dikasih target hafalan biar lebih termotivasi buat belajar,” pintanya.
Tahun ini, MLA telah meluluskan angkatan pertama sebanyak 14 siswa. Jam belajar pun tergolong ringan, hanya 2 hari dalam seminggu.
Kurikulum yang diterapkan pun disesuaikan dengan kebutuhan lansia, mulai dari baca tulis Al-Qur’an, fiqih, tafsir Qur’an dan Hadist, hingga bimbingan kesehatan. Semua dirancang agar para peserta tetap aktif secara fisik dan tenang secara batin.
Madrasah ini menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk belajar dan mendekat kepada Allah. Justru di masa senja, setiap ilmu yang dipelajari menjadi bekal berharga untuk perjalanan yang lebih panjang.
Terlebih, siapapun yang meniatkan langkah kakinya untuk menuntut ilmu dan meninggal, maka dia dianggap meninggal dalam keadaan husnul khatimah dan mendapat derajat mati syahid akhirat. Bukti nyata mengamalkan ajaran Rasulullah, agar hidup bermanfaat hingga akhir hayat.
Kini, penerimaan Siswa Baru 2026 Madrasah Lansia Aisyiyah Pati resmi dibuka untuk Angkatan 2. Syaratnya harus lansia usia 55 tahun ke atas. Pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi Hj. Lintal Muna di 0812-2924-727 atau Nisa di 0857-4338-4105, atau datang langsung ke Kantor PDA Pati, Jalan KH Ahmad Dahlan No. 17, Pati Wetan.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network

































