Kudus (lingkarjateng.id) – Dalam rangka memperkuat informasi kesehatan yang benar di masyarakat, RS Aisyiyah Kudus berkolaborasi bersama forum media Kabupaten Kudus di salah satu hotel di Kudus, Kamis (12/3) sore.
Dalam kegiatan tersebut, RS Aisyiyah Kudus bersama wartawan menyamakan persepsi terkait kehumasan dan publikasi rumah sakit. Harapannya informasi yang beredar di masyarakat bisa menjadi sarana edukasi kesehatan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Direktur RS Aisyiyah Kudus, Indah Rosiana, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kemitraan antara rumah sakit dan insan pers, sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai program layanan kesehatan kepada publik secara luas dan berimbang.
“Kami ingin menyamakan persepsi terkait publikasi serta memperkuat komunikasi dengan teman-teman media. Harapannya, informasi mengenai layanan dan program kesehatan di RS Aisyiyah Kudus dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain membahas pola komunikasi dan publikasi kegiatan rumah sakit, dalam kesempatan tersebut manajemen RS Aisyiyah Kudus juga memaparkan sejumlah program layanan kesehatan, termasuk rencana kerja sama medical check up (MCU) bagi para wartawan di Kabupaten Kudus.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus, Syaiful Annas, mengapresiasi langkah RS Aisyiyah Kudus yang mengajak wartawan berdiskusi sekaligus bersilaturahmi melalui kegiatan buka puasa bersama.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara rumah sakit dan media penting untuk memastikan informasi kesehatan yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan edukatif.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena dapat mempererat hubungan antara rumah sakit dan wartawan. Selain itu, rencana kerja sama seperti program MCU tentu sangat bermanfaat bagi insan pers yang memiliki aktivitas kerja cukup padat,” katanya.
Diskusi berlangsung santai dan interaktif dengan berbagai masukan dari para wartawan terkait pola komunikasi, publikasi program kesehatan, hingga peluang kolaborasi kegiatan edukasi kesehatan kepada masyarakat.***
Jurnalis : Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor : Fian
































