Blora (lingkarjateng.id) – Senyum mengembang bagi anak-anak TK hingga SD di Desa Semanggi Kecamatan Jepon Blora usai kali pertama mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sesi pertama.
Pasalnya, satuan pendidikan tersebut lokasinya jauh hampir kurang lebih 5 kilometer dari jalan raya dan berada di wilayah kawasan hutan. Kini anak-anak sekolah di kawasan hutan Jepon Blora bisa menikmati program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto.
Makan bergizi gartis tersebut didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jepon dengan sasaran Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) setempat.
Desa Semanggi dikenal akan keasrian hutan. Sayangnya untuk menuju desa itu, selain jarak tempuhnya yang begitu jauh dari jalan raya juga harus melalui medan jalan yang sulit.
Guru SD Negeri 2 Semanggi, Dimas, menyampaikan terima kasih kasih kepada pihak SPPG yang sudah mendistribusikan program tersebut ke Desa Semanggi. Sehingga program tersebut benar-benar merata dan dirasakan bagi penerima manfaat.
“Bagi para peserta didik khususnya di daerah sini akhirnya bisa mendapatkan program MBG tersebut. Ini baru kali pertama dan untuk sesi ke satu,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Menurutnya, pihak SPPG tidak hanya sekadar membagikan makanan kepada penerima manfaat, untuk menggugurkan kewajiban. Namun menu yang diberikan memiliki variasi dengan kandungan gizi yang baik.
“Disini, siswa-siswi kami diberikan makanan bergizi, dengan menu yang bervariasi. Siswa sangat antusias,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Semanggi, Muji, mengungkapkan kualitas pelayanan hingga makanan yang sampai ke sekolah dalam kondisi baik, meskipun telah melewati jalan kurang baik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada SPPG Jepon Seso 1, yang telah mendistribusikan MBG hingga ke sekolah. Kondisi makanan tidak berubah dan dalam kondisi baik sampai ke anak-anak,” katanya.
Lebih lanjut, Muji menilai indikator keberhasilan program ini terlihat dari bagaimana siswa menyambut makanan yang disajikan. Bahkan, ia mengamati saat makanan tersebut dimakan para siswa.
“Makanan yang diberikan itu dihabiskan oleh siswa tanpa ada sisa yang terkumpul. Ini jadi bukti nyata kalau kualitas dan rasa makanan, sesuai dengan selera anak-anak,” jelasnya.
Terpisah, Kepala TK Pertiwi Semanggi, Sudarmini, menilai program tersebut sangat membantu pemenuhan gizi anak usia pertumbuhan, terlebih anak-anak di desa yang jauh dari perkotaan.
“Terima kasih kepada SPPG Jepon Seso 1 yang telah mendistribusikan MBG ke desa. Jadi anak-anak mendapatkan program serupa di perkotaan untuk pemenuhan gizi,” katanya.***
Jurnalis : Eko Wicaksono
Editor : Fian
































