KENDAL, Lingkarjateng.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kendal mendorong para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk segera menuntaskan target pendataan Ground Check (GC) Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) Tahap II hingga akhir Mei 2026.
Hal ini disampaikan saat kegiatan rapat evaluasi petugas GC PBI Tahap II yang digelar di Aula Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal, Rabu 6 Mei 2026. Rakor ini sebagai langkah koordinasi untuk menyusun strategi terkait penyelesaian kegiatan yang menghasilkan data GC PBI Tahap II yang berkualitas.
Kepala Dinsos Kendal, Muntoha, menjelaskan bahwa rapat evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Sosial untuk meninjau langsung kondisi penerima bantuan PBI di lapangan.
“Hari ini kita rapat evaluasi dari hasil ground checking yang diperintahkan Kementerian Sosial. Tujuannya untuk memastikan bantuan PBI benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat sejumlah data yang belum dilakukan ground checking. Oleh karena itu, seluruh PKH se-Kabupaten Kendal dikumpulkan baik melalui daring ataupun luring untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
Muntoh berharap melalui rapat evaluasi ini para pendamping PKH segera menyelesaikan tugas sesuai batas waktu yang telah ditentukan.
Kepala BPS Kendal, Ade Sandi Parwoto, mengungkapkan ground checking tahap II di Kabupaten Kendal berfokus pada validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk PBI JK agar tepat sasaran. Kegiatan ini melibatkan BPS Kendal untuk meningkatkan kapasitas petugas lapangan dan memastikan data keaktifan peserta JKN lebih optimal.
“Di Indonesia ada 11 juta, di Kendal ada 30.354. Ini yang sekarang kita monev. Posisi hari ini masih 36 persen, untuk mencapai 100 persen di bulan Mei maka butuh strategi kira-kira kendalanya apa, langkah yang harus diambil seperti apa,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua tim PKH Kabupaten Kendal, Imam Barizi, menyatakan pihaknya memacu para pendamping PKH agar segera menyelesaikan target pendataan ground checking.
“Di Kendal ada 128 pendamping PKH. Kalau rata-rata petugas mendata sekitar 200-an tapi tergantung lokasinya. Untuk evaluasinya kita akan maping ulang agar target ground checking ini bisa selesai lebih cepat,” katanya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid





























