SEMARANG, Lingkarjateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada kelompok 3B, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD, disalurkan tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan usai mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, yang meninjau SPPG Desa Bantarbolang, Pemalang dan memantau keluarga risiko stunting, Kamis, 23 April 2026.
Menurut Saleh, distribusi bantuan gizi harus tepat sasaran agar tujuan program dapat tercapai secara maksimal. Oleh karena pengawasan dan koordinasi lintas sektor sangat diperlukan agar tidak terjadi kendala di lapangan.
“Program ini sangat strategis karena menyasar kelompok yang menjadi kunci dalam pencegahan stunting. Yang paling penting adalah ketepatan sasaran. Jangan sampai tidak diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan,” tegas Saleh.
Saleh juga mengajak pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut.
“Sesuai arahan Pak Menteri. Program ini harus menjadi gerakan bersama. Semua pihak harus terlibat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network

































