KAB. SEMARANG, Lingkarjateng.id – Puluhan peserta mengenakan kostum unik dan kreatif berbahan daur ulang memeriahkan Palagan Night Carnival (PNC) 2025 di Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Sabtu malam, 11 Oktober 2025.
Event tahunan ini kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melalui Dinas Pariwisata (Disparta) sebagai upaya menarik kunjungan wisatawan dan memperkuat citra daerah sebagai destinasi unggulan.
Dimulai dari kawasan Museum Kereta Api Ambarawa, sebanyak 44 peserta dari kategori dewasa dan anak-anak melakukan parade menuju Monumen Palagan Ambarawa sejauh dua kilometer.
Ribuan pengunjung memadati area monumen untuk menyaksikan para peserta berlenggak-lenggok memamerkan kostum tematik yang menampilkan sentuhan seni, budaya, dan kreativitas lokal.
Dalam sambutan tertulis Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, yang dibacakan oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Rudibdo, disampaikan bahwa Pemkab Semarang terus berkomitmen memperkenalkan potensi pariwisata melalui penyelenggaraan event-event kreatif seperti PNC.
“Dan salah satu cara yang dilakukan adalah melalui event-event pariwisata seperti PNC 2025 ini. Karena melalui PNC 2025 ini, tidak hanya beragam seni budaya yang dihadirkan, namun juga berbagai kreativitas masyarakat dan wisatawan juga diadu,” ungkapnya.
Bupati Semarang juga menyoroti pentingnya mengenalkan potensi ekonomi kreatif lokal melalui event ini.
“Khususnya, ekonomi kreatif yang ada di sekitar Monumen Palagan Ambarawa, sehingga PNC 2025 ini akan semakin memperkuat citra Kabupaten Semarang sebagai daerah tujuan wisata yang memiliki daya tarik unggulan baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
PNC 2025 juga disebut sebagai sarana apresiasi bagi pelaku industri kreatif, terutama dalam subsektor seni rupa dan fashion.
“Yang mana mereka pelaku ekonomi kreatif ini menampilkan berbagai kostum unik dan kreatif, di mana hal ini bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat terutama dalam mengangkat potensi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disparta Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, mengatakan bahwa PNC 2025 juga menjadi media promosi destinasi wisata malam di wilayah Ambarawa.
“Karena melalui kegiatan PNC 2025 ini, masyarakat dan wisatawan jadi tahu, bahwa banyak sekali destinasi wisata yang banyak sekali menggelar kegiatan wisata di malam hari, salah satunya ialah Palagan Night Carnival 2025 ini, dan tentunya juga berbagai kegiatan tahunan wisata lainnya, contoh ada Festival Candi Gedong Songo yang juga digelar di malam hari,” imbuhnya.
Dengan banyaknya agenda wisata malam, Wiwin meyakini potensi pariwisata menginap di Kabupaten Semarang akan meningkat.
“Jadi tidak hanya satu hari saja wisatawan itu datang, tapi mereka juga bisa menginap di Kabupaten Semarang dengan semakin banyaknya event-event wisata yang digelar di malam hari,” terangnya.
Wiwin menambahkan, PNC 2025 akan masuk dalam agenda pariwisata tahunan dan diharapkan masuk kalender event nasional.
Ia berharap kegiatan tahunan seperti ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.
“Karena jelas, melalui kegiatan pariwisata seperti ini akan bisa mengembangkan ekonomi kreatif kita, karena jumlah mereka banyak, tapi juga bisa mengundang wisatawan untuk mau datang ke Kabupaten Semarang. Termasuk melalui kegiatan seperti ini budaya kita juga bisa dikenalkan ke masyarakat dan wisatawan secara luas,” katanya.
Jurnalis: Hesty Imaniar
Editor: Rosyid






























