SEMARANG, Lingkarjateng.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang mulai melaksanakan program cek kesehatan gratis (CKG) terhadap 24.900 siswa di wilayah setempat.
Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam, mengatakan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari pemeriksaan kesehatan gratis yang telah dilaksanakan sejak Februari untuk kalangan dewasa.
“Hari ini kita sudah mencapai sekitar 24.900 anak yang telah mengikuti CKG. Sebenarnya, jumlah pendaftar telah mencapai lebih dari 100.000,” ujarnya di Kota Semarang pada Senin, 4 Agustus 2025.
Hakam menjelaskan bahwa jumlah total anak usia sekolah di Kota Semarang mencapai sekitar 291.000 siswa yang tersebar di 1.023 sekolah, terdiri atas 613 SD, 230 SMP, dan 182 SMA/SMK.
Adapun pemeriksaan pada program CKG ini diantaranya adalah antropometri, gizi, gigi, tekanan darah, gula darah, hingga kesehatan telinga dan penglihatan. Terdapat 13 jenis pemeriksaan untuk jenjang SD dan 15 item untuk jenjang SMP dan SMA.
“Dari data awal 24.900 siswa yang telah diperiksa, hasil sementara ini, ditemukan overweight (kegemukan) sebanyak 74 persen dari kategori gizi tidak seimbang, gigi karies sekitar 36 persen, prehipertensi sebesar 5,8 persen, Prediabetes sebanyak 5,65 persen, dan Diabetes sekitar 0,14 persen,” katanya.
Ia mengatakan bahwa pihaknya menargetkan pemeriksaan dapat menjangkau seluruh siswa di Kota Semarang hingga akhir tahun 2025.
Nantinya, setiap hasil pemeriksaan akan ditindaklanjuti oleh puskesmas atau rumah sakit rujukan, dengan melibatkan dokter spesialis sesuai kebutuhan masing-masing kasus.
“Begitu terdeteksi memiliki kondisi tertentu, seperti obesitas atau gangguan kesehatan lainnya, anak tersebut akan mendapatkan penanganan lanjutan dari tenaga medis di fasilitas kesehatan terdekat,” jelasnya.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid





























