KENDAL, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menjadi tuan rumah kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVII Tahun 2026 yang digelar pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Visitasi ini mengangkat tema “Tata Kelola Pembangunan dan Investasi yang Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan, serta diikuti para peserta PKN Tingkat II dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI sebagai bagian dari agenda pembelajaran kepemimpinan nasional melalui kunjungan lapangan ke daerah.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan melalui kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi media bertukar pikiran, berbagi pengetahuan, serta menguatkan kerja sama di berbagai bidang, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi, serta dapat membawa kemajuan pembangunan.
“Yang harapannya kedepan juga dapat meningkatkan kinerja kami. Termasuk harapannya nanti ada peluang-peluang kerjasama, karena ini pesertanya dari berbagai daerah. Kami juga berharap masing-masing OPD bisa menyampaikan data-data yang diperlukan oleh para peserta PKN ini,” ujar Bupati Tika.
Bupati Tika juga menyampaikan paparan singkat, diantaranya kinerja makro Kabupaten Kendal yang menunjukkan transformasi pembangunan yang semakin inklusif dan berkualitas. Seperti tahun 2025, ekonomi tumbuh 7,99 persen dan merupakan daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.
“Kami tadi paparkan terkait capaian Kabupaten Kendal. Kemudian kita juga perkenalan dan penyampaian profil singkat tentang Kabupaten Kendal,” imbuhnya.
Pengajar dan Pendamping Visitasi Kepemimpinan Nasional, Widyaiswara Ahli Utama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Edison mengungkapkan visitasi ini bertujuan untuk membekali peserta mengaktualisasikan kepemimpinan strategis, belajar praktik terbaik, serta menganalisis keunggulan kompetitif atau solusi atas suatu permasalahan di lokus tertentu.
“Ini adalah kegiatan dalam rangka visitasi kepemimpinan nasional. Jadi salah satu kegiatan PKN adalah mengaktualisasikan kepemimpinan. Kita melihat baik praktik-praktik baik dalam mengelola pemerintahan yang bisa dijadikan sebagai inspirasi dan diadopsi para peserta,” ungkap Edison.
Menurutnya, visitasi yang dilakukan di Kendal tersebut lantaran Kabupaten ini memiliki berbagai keunggulan terutama dalam hal investasi yang berwawasan lingkungan.
“Disini kan ada Kawasan Industri Kendal yang tenant-tenant-nya banyak dan terus berkembang. Selain itu juga Kabupaten Kendal memiliki berbagai prestasi yang telah dicapai terutama di bidang pembangunan ekonomi. Kita rencananya akan visitasi ke OPD dan KIK,” katanya.
Edison berharap, melalui kegiatan ini para peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai praktik tata kelola pemerintahan yang baik, tapi juga mampu menyusun rekomendasi terkait potensi-potensi daerah yang masih dapat dikembangkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Harapannya dari tempat yang dikunjungi nanti kita bisa memberikan rekomendasi tentang potensi yang bisa dikembangkan,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar


































