PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memastikan proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) terus berjalan sesuai tahapan.
Setelah Panitia Seleksi (Pansel) menyerahkan hasil seleksi dan mengumumkan nama-nama peserta, Pemkab Pekalongan kini masih menampung masukan dari masyarakat sebelum menetapkan pejabat yang akan menduduki jabatan strategis.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan sistem merit sebagai landasan utama dalam menentukan calon pejabat yang dinilai paling layak.
“Panitia Seleksi memang sudah menyerahkan daftarnya dan mengumumkannya kepada publik. Kami masih mendengar aspirasi dari publik, masukan-masukannya, dan seterusnya,” kata Sukirman usai menghadiri kegiatan Kajen Career Expo di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurutnya, hasil seleksi bukan menjadi satu-satunya pertimbangan dalam penentuan pejabat. Namun, Panitia Seleksi juga akan mencermati kesesuaian kompetensi dan latar belakang calon dengan jabatan yang akan diisi.
“Kita akan terus berusaha mengedepankan sistem meritokrasi, yaitu berdasarkan hasil seleksi yang ketat. Kemudian juga melihat linieritas sebagai bahan pertimbangan. Tentu saja pertimbangan lainnya adalah kapasitas para calon untuk mengisi jabatan yang dituju,” jelasnya.
Sukirman menuturkan proses seleksi ditargetkan selesai dalam waktu dekat mengingat adanya batas waktu yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Ia menargetkan seluruh tahapan telah rampung pada pertengahan Agustus 2026.
“Secepatnya akan kita umumkan karena kita ada tenggat waktu dari Kementerian Dalam Negeri. Paling tidak pertengahan Agustus sudah selesai,” ujarnya.
Terkait daftar peserta yang diumumkan berdasarkan urutan abjad, Sukirman menegaskan bahwa Panitia Seleksi tetap memiliki hasil penilaian berupa peringkat dan nilai yang menjadi salah satu acuan dalam proses penetapan.
“Pengumuman yang diterima memang berdasarkan abjad. Tetapi Panitia Seleksi memang memiliki ranking atau scoring dari masing-masing nilai. Itu salah satu yang menjadi dasar pertimbangan juga,” katanya.
Ia memastikan penentuan pejabat tidak dipengaruhi faktor di luar mekanisme seleksi. Menurutnya, kualitas serta kapasitas masing-masing calon tetap menjadi pertimbangan utama dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
“Faktor lain sih tidak ada. Yang penting kapasitas dan kualitas calon itu,” tandasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Rosyid
































