SEMARANG, Lingkarjateng.id – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menghadiri sekaligus menjadi inspektur upacara dalam peringatan HUT ke-79 Bhayangkara di lapangan Mapolda Jawa Tengah, Selasa, 1 Juli 202
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Luthfi menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Polda Jateng yang telah menjaga keamanan serta menciptakan inovasi positif di tengah masyarakat.
“Sebagai Gubernur Jawa Tengah dan mewakili seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada Polri, khususnya Polda Jateng, mulai dari Bapak Kapolda hingga jajaran Polsek dan seluruh anggota di lapangan,” ujar Luthfi dalam konferensi pers usai upacara.
Mantan Kapolda Jateng itu menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban yang terjaga dengan baik merupakan modal utama bagi pembangunan dan investasi di Jateng.
“Ini merupakan bukti bahwa jaminan keamanan di Jawa Tengah menjadi fondasi utama untuk menarik investasi. Momentum peringatan Hari Bhayangkara ini harus dimanfaatkan sebagai arah kebijakan bersama, tak hanya oleh Polri, tetapi juga unsur Forkopimda lainnya,” tegasnya.
Pihaknya juga berpesan agar anggota Polri tetap membaur dengan masyarakat dan tidak menempatkan diri di atas publik. Menurutnya, keberhasilan Polri bergantung pada kepercayaan dan dukungan masyarakat.
“Saya berpesan kepada rekan-rekan Polri untuk senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat, bukan merasa paling tinggi. Besar kecilnya Polri ditentukan oleh masyarakat Jawa Tengah,” tuturnya.
Ia menambahkan pentingnya sinergi Polri dengan berbagai pihak, seperti tokoh agama, tokoh adat, pemuda, akademisi, dan stakeholder lainnya untuk menciptakan harmoni dan pembangunan yang berkelanjutan.
“Polri tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor sangat penting. Selain itu, Polri juga harus menjadi teladan bagi masyarakat, karena sebagai penegak hukum, setiap tindakan harus didasari etika dan keteladanan,” pungkasnya.
Upacara Hari Bhayangkara ke-79 ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai elemen, termasuk unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan TNI dan organisasi masyarakat.
Jurnalis: Rizky Syahrul
Editor: Ulfa





























