Demak (lingkarjateng.id) –Jadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi, sektor unggulan daerah menjadi fokus arah pembangunan Kabupaten Demak di tahun 2027. Hal itu terungkap saat rapat paripurna penyampaian RKUA PPAS APBD 2027 di DPRD Demak pada Jumat (17/7).
Rapat paripurna tersebut dipimpin dan dibuka oleh Ketua DPRD Demak, Zayinul Fata, didampingi Wakil Ketua DPRD Sri Fahrudin Bisri Selamet dan Maskuri. Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin beserta jajaran perangkat daerah.
Bupati Demak Eisti’anah melalui Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan Kabupaten Demak tahun 2027 selain berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tetapi juga selaras dengan kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat.
“Pembangunan daerah pada tahun 2027 diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor unggulan yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” kata Badruddin.
Sejumlah prioritas pembangunan yang akan dijalankan antara lain, penguatan daya saing produk unggulan berbasis teknologi, riset, inovasi dan ramah lingkungan, peningkatan infrastruktur pendukung perekonomian, serta penguatan sektor industri kecil menengah (IKM) dan UMKM berbasis potensi lokal.
Selain itu, Pemkab Demak juga akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya yang bergerak di sektor pertanian, perikanan, UMKM, industri, dan pariwisata. Upaya itu dibarengi dengan perluasan akses pasar, kemitraan usaha, pembiayaan inovatif, peningkatan kualitas kemasan dan standar produk, hingga penguatan manajemen usaha.
Di sektor ekonomi kerakyatan, pemerintah daerah akan memperkuat peran koperasi sebagai konsolidator UMKM, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi syariah melalui penguatan halal value chain.
Sementara di sektor pariwisata, fokus pembangunan diarahkan pada pengembangan citra dan karakter kota untuk meningkatkan daya tarik wisata, mendorong pariwisata berkelanjutan yang memberikan efek berganda bagi masyarakat, serta meningkatkan kualitas event dan destinasi wisata melalui perbaikan sarana-prasarana dan konektivitas antar destinasi.
Pemkab Demak juga menargetkan pengembangan pertanian dan perikanan yang ramah lingkungan, penguatan korporasi petani dan nelayan berbadan hukum, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif guna menarik lebih banyak investasi ke daerah.
Melalui berbagai prioritas tersebut, Pemkab Demak berharap mampu memperkuat struktur ekonomi daerah, meningkatkan daya saing sektor unggulan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan pada tahun 2027. ***
Jurnalis : Burhan Aslam
Editor : Redaksi































